Baru Tahu! Ternyata Inilah Arti Halal Bihalal yang Sebenarnya
Baru tahu ternyata inilha arti Halal Bihalal yang sebenarnya yang sering dijadikan ajang kumpul atau silaturahmi usai lebaran Idul Fitri.
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
Saat itu, Pangeran Sambernyawa menyelenggarakan pertemuan antar Raja dan para punggawan serta prajurit secara serentak di balai istana.
Pertemuan itu pun dilakukan tepat setelah perayaan Idulfitri.
Bahkan pada acara itu juga dilakukan sungkem kepada sang raja.
Para punggawan dan prajurit dengan tertib melakukan sungkem pada sang raja dan juga permaisuri.
Dalam budaya Jawa, halalbihalal atau sungkem dilakukan oleh anak muda kepada orang yang lebih tua.
Kegiatan sungkem ini menjadi bentuk bakti dan wujud perbuatan yang terpuji.
Saat sungkem dilakukan, anak muda yang melakukan sungkem akan menyampaikan permohonan maaf yang sekaligus menunjukan rasa hormat.
Dari sumber berbeda, tradisi halalbihalal mulai dilakukan pada masa revolusi kemerdekaan, tepatnya di saat Belanda kembali datang ke Indonesia.
Kondisi itu membuat beberapa tokoh meminta Presiden Republik Indonesia pertama yaitu Soekarno untuk menggelar pertemuan setelah hari raya Idulfitri.
Pada pertemuan itu diundang seluruh komponen revolusi dan menjadi ajang untuk saling memaafkan.
Ajang tersebut juga menjadi wujud saling menerima keberagaman dan tetap bersatu dalam sebuah bangsa.
Sejak saat itu, halalbihalal menjadi sebuah tradisi yang tetap dilestarikan.
Bakhan tradisi ini juga menjadi media untuk mempererat persaudaraan bagi keluarga, tetangga, rekan kerja, atau hubungan pertemanan lainnya.
Nah, itu tadi penjelasan tentang sejarah awal mula halalbihalal dilakukan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/baru-tahu-ternyata-inilah-arti-halal-bihalal-yang-sebenarnya.jpg)