Pemkab Kapuas Hulu Dikritik Tak Pernah Gelar Operasi Pasar Murah

"Bukan hanya selama bulan suci Ramadhan, tapi waktu saat minyak goreng langka, tak ada sama sekali dari pemerintah daerah Kapuas Hulu melakukan operas

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Humas Pemkab
Pasar murah Pemkab Mempawah saat di Anjongan, Senin 4 April 2022. (Istimewa/Humas Pemkab) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Sejumlah masyarakat Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu, mengkritik Pemerintah Daerah Kapuas Hulu, dimana selama bulan suci Ramadhan tidak pernah melaksanakan operasi pasar murah sembako untuk masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang warga Putussibau Selatan, Laili Hasnawati, kepada Tribun Pontianak, Rabu 27 April 2022.

"Bukan hanya selama bulan suci Ramadhan, tapi waktu saat minyak goreng langka, tak ada sama sekali dari pemerintah daerah Kapuas Hulu melakukan operasi pasar minyak goreng murah," ujarnya.

Dinilai ibu dua anak ini, selama ini yang melaksanakan operasi pasar murah sejak kelangkaan minyak goreng hanya pihak swasta dan sejumlah organisasi.

Disdikbud Kapuas Hulu Ingatkan Guru dan Pelajar Taat Protokol Kesehatan Saat Liburan IdulFitri

"Pemerintah itu mana, hanya bisa pantau-pantau lapangan," ungkapnya.

Hal sama diungkapkan oleh seorang warga Putussibau Utara, Alifah, mengakui Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu belum melakukan operasi pasar murah sembako bagi masyarakat.

"Sejak kelangkaan minyak goreng hingga bulan suci Ramadhan, kalau saya lihat belum ada, hanya yang saya lihat pihak swasta dan sejumlah masyarakat saja," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah Kapuas Hulu harus jeli hal tersebut, momen kelangkaan minyak goreng lakukan operasi pasar minyak goreng dan momentum Bulan Suci Ramadhan lakukan operasi pasar sembako murah.

"Paling tidak bisa meringankan masyarakat kita yang kurang mampu, untuk mendapatkan harga sembako yang murah, karena kondisi saat ini harga sembako sudah naik, menjelang lebaran," ungkapnya.

Terkait hal tersebut Tribun Pontianak sudah berusaha melakukan konfirmasi ke Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, namun hingga saat ini belum ada kejelasan terkait kritikan dari masyarakat. (*)

(Simak berita terbaru dari Kapuas Hulu)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved