Ramadhan Kareem

Link Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1443 Hijriah

Pada kriteria sebelumnya mengatakan posisi hilal berada pada ketinggian 2 derajat dengan sudut elongasi 3 derajat.

Instagram @gusyaqut
Menag Gus Yaqut saat mengumumkan hasil sidang isbat ini telah mengambil kesepakatan dan keputusan bahwa 1 Ramadan 1443 H 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Untuk menentukan 1 Syawal 1443 Hijriah penentuan hari raya atau lebaran Idul Fitri pemerintah Indonesia akan melakukan sidang isbat.

Sidang isbat penetapan 1 Syawal 1443 Hijriah/2022 Masehi itu bakal digelar pada Minggu, 1 Mei 2022 mendatang.

Sidang akan dilaksanakan di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama (Kemenag) dengan didahului proses pengamatan hilal dari 99 lokasi di seluruh Indonesia.

Masyarakat juga dapat melihat siaran langsung penetapan 1 Syawal 1443 H melalui live streaming.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan bahwa secara hisab posisi hilal sudah memenuhi kriteria baru dari Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS).

“Di Indonesia, pada 29 Ramadan 1443 H yang bertepatan dengan 1 Mei 2022 tinggi hilal antara 4 derajat 0,59 menit sampai 5 derajat 33,57 menit dengan sudut elongasi antara 4,89 derajat sampai 6,4 derajat,” jelas Kamaruddin, dikutip dari laman Kemenag, Senin 25 April 2022.

Jadwal Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2022 Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1443 Hijriyah

Menurut kriteria baru MABIMS, imkanur rukyat dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal sudah mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Kriteria tersebut merupakan kriteria MABIMS yang baru setelah sebelumnya mendapatkan kritik dan masukan.

Pada kriteria sebelumnya mengatakan posisi hilal berada pada ketinggian 2 derajat dengan sudut elongasi 3 derajat.

Pemerintah menyelenggarakan Sidang Isbat dengan menggunakan metode hisab dan rukyat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved