Ramadhan Kareem

Apa Tujuan Malaikat Turun ke Bumi pada Malam Lailatul Qadar?

Tujuan malaikat turun ke bumi adalah untuk membagikan kebahagiaan dan kedamaian kepada manusia yang berbuat baik di bulan Ramadan.

Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Enro
Ilustrasi beribadah di malam Lailatul Qadar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Lailatul Qadar adalah malam istimewa di bulan Ramadhan.

Pada malam ini, orang yang beribadah akan mendapat pahala berlipat ganda.

Bahkan bisa mendapatkan pahala beribadah lebih dari seribu bulan.

Tak ada seorangpun yang tahu kapan malam Lailatul Qadar terjadi.

Kapan Malam Lailatul Qadar Menurut Ustadz Abdul Somad ? Cara Mendapatkan Lailatul Qadar & Ciri-ciri

Namun demikian, setidaknya ada dua hal yang terjadi di malam Lailatul Qadar:

1. Malaikat Turun ke Bumi

Pada malam Lailatul Qadar, para malaikat akan turun ke bumi dipimpin malaikat Jibril.

Tujuan malaikat turun ke bumi adalah untuk membagikan kebahagiaan dan kedamaian kepada manusia yang berbuat baik di bulan Ramadan.

Barangsiapa yang mendapat keberkahan di malam Lailatul Qadar maka nilainya lebih baik dari melakukan kebaikan selama 84 tahun (1000 bulan).

Ada Apa Sebenarnya di Malam Lailatul Qadar hingga Sangat Dinantikan di Bulan Ramadhan?

"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan," (QS al-Qadr ayat 3-4).

Para malaikat pun turun ke bumi dan mengamini doa umat Islam yang dipanjatkan di sepanjang malam itu hingga terbitnya fajar.

Segala doa yang tidak diterima di waktu-waktu lain akan diterima di malam Lailatul Qadar.

2. Pahala lebih dari seribu bulan jika ibadah di malam itu

Ustadz Adi Hidayat mengatakan, orang yang beribadah di malam Lailatul Qadar berpeluang mendapat pahal lebih dari sebribu bulan.

Kalau dikonversi seribu bulan saja, itu kurang lebih 82 sampai dengan 85 tahun.

''Jadi kalau ada orang sholat misalnya, dua rakaat saja, bertepatan dengan malam lailatul qadar, itu sama dengan Sholat 85 tahun tanpa henti,'' jelasnya.

''Kalau anda baca Al Quran walaupun satu ayat saja, itu nilai bacaannya sama dengan baca satu ayat 85 tahun tanpa henti,'' paparnya.

Ustadz Adi Hidayat dalam ceramahnya memberikan tips atau cara agar tak kehilangan malam Lailatul Qadar.

Caranya adalah bangun di malam hari Ramadhan setiap malam dan laksanakan Qiyam.

''Setiap malam Ramadhan bangun. Walaupun cuman 10 menit, 15 menit,'' jelasnya.
Karena sifatnya malam, itu terbuka. Setelah tarawih istirahat sejenak, tidur, malam bangun.

''Tunaikan solat dua rakaat, lalu mengaji. Walau hanya dua rakaat tapi jika tiap malam kita kerjakan, maka peluang mendapatkan malam lailatul qadar terbuka,'' katanya.

''Itu cara cepatnya. Jadi jangan tinggalkan itu walau hanya lima sampai 15 menit kita kerjakan,'' paparnya.

UAH mengatakan, Rasulullah SAW bersabda, barangsiapa yang mengejar malam lailatul qadar dan dia tiap malam Ramadhan bangun untuk sholat malam, ketika dia kerjakan dia tobat, maka Allah akan ampuni semua dosa-dosa yang pernah dia kerjakan seumur hidupnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved