Keluhkan Sulit Mendapatkan Solar, Sejumlah Nelayan Mengaku Khawatir Melaut

Supardi mengatakan dampak kelangkaan BBM jenis solar kian membuatnya khawatir. Akibat langkanya BBM jenis solar dia mengaku sudah dua bulan merasakan

Tayang:
Penulis: Imam Maksum | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dagun
Supardi satu diantara nelayan di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Dampak kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar masih dirasakan masyarakat di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Satu diantaranya adalah Supardi (44) warga yang berprofesi sebagai nelayan di Kecamatan Selakau.

Supardi mengatakan dampak kelangkaan BBM jenis solar kian membuatnya khawatir. Akibat langkanya BBM jenis solar dia mengaku sudah dua bulan merasakan dampaknya.

“Sekitar sudah dua bulan lebih kami mulai merasakan dampak kelangkaan BBM solar karena kesulitan mendapatkan BBB jenis solar,” katanya.

Persetujuan Bangunan Gedung Diketok DPRD Sambas, Permohonan Izin Berbasi Aplikasi

Sulitnya mendapatkan BBM jenis solar, kata Supardi, membuat nelayan di Selakau kesusahan melaut untuk mencari ikan. Dia dan beberapa nelayan khawatir dengan kondisi kelangkaan solar membuat pekerjaannya terkendala.

“Jadi kami nelayan ini merasa, untuk turun melaut saja ada kekhawatiran. Kami menjadi agak agak takut untuk melaut,” katanya.

Dia mengatakan, karena dahulu BBM solar masih bisa didapat dengan harga Rp7000 per liter, namun sekarang sudah Rp9000 per liter. Dia mengatakan untuk turun melaut biasanya membutuhkan 35 liter solar.

“Kami menggunakan 35 liter dalam satu hari untuk melaut. Pendapatannya pun juga tidak tentu apalagi ini sekarang musim barang agak kurang,” katanya.

Sehingga kata dia, nelayan tidak bisa melaut dengan kondisi seperti ini (solar langka). Karena tidak bisa melakukannya dengan kondisi sekarang yang seperti ini. Agak sulit untuk melaut.

Dia berharap kepada Pemerintah untuk segera mencarikan jalan solusi mengatasi kelangkaan solar itu. Dia ingin pasokan solar kembali mudah di dapat di SPBU-SPBU.

“Harapan kami kedepan bagaimana pemerintah menyediakan pasokan BBM solar ini, bagaimana SPBU yang ada di Selakau ini diaktifkan kembali,” katanya. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas]

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved