Antisipasi Arus Mudik, Polda Kalbar Siapkan 1500 Personel Gabungan
Operasi Ketupat Kapuas 2022 direncanakan akan dilaksanakan 28 April sampai 9 Mei 2022 selama 12 hari dengan sasaran pengamanan Idul Fitri 1443 H
Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menjelang hari raya Idul Fitri dimana puncak arus mudik terjadi, Polda Kalimantan Barat mulai melakukan sejumlah persiapan.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan sembari mempersiapkan fokus pengamanan arus mudik, pihaknya juga fokus melakukan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran berbagai bentuk kriminalitas.
"Selama bulan Ramadhan Kepolisian melaksanakan Operasi “PEKAT KAPUAS-2022” yang dilaksanakan TMT 1 s.d 14 April 2022 selama 14 hari dengan sasaran penyakit masyarakat,"ujarnya, Rabu 13 April 2022.
Dari hasil evaluasi, pihaknya memprediksi untuk puncak arus mudik di Kalbar akan terjadi pada 1 Mei 2022.
• Puncak Arus Mudik Diprediski 29 April 2022, Kadishub Kalbar Lakukan Langkah Antisipasi
Namun, sebelum puncak arus mudik pihaknya sudah akan menggelar operasi Ketupat 2022.
"Operasi Ketupat Kapuas 2022 direncanakan akan dilaksanakan 28 April sampai 9 Mei 2022 selama 12 hari dengan sasaran pengamanan Idul Fitri 1443 H, yang diawali dengan rakor linsek tingkat Polda, Polres dan apel gelar pasukan serta menggelar Pospam, Posyan dan Pos Terpadu,"ujar Kabid Humas
Dalam operasi Kapuas Kepolisian akan membuat Pos pelayanan dan pengamanan serta Pos Terpadu, dengan total 59 pos yang terdiri dari 30 Pos Pengamanan, 25 Pos Pelayanan dan 4 Pos Terpadu dengan melibatkan sekira 1.500 personel gabungan Polri, TNI dan stakeholder terkait.
Dimana personel gabungan itu akan berfokus untuk mencegah dan menindaklanjuti Semua yang tergolong dalam potensi gangguan, Ambawang gangguan dan gangguan nyata.
Kepada pemudik, iapun mengimbau untuk disiplin menjaga protokol kesehatan, memastikan rumah terkunci, aman terhadap gangguan listrik dan api, serta menitipkan rumah kepada tetangga atau ke petugas pengamanan.
Bila menggunakan kendaraan pribadi, ia berpesan untuk mengecek kelengkapan dan kelayakan kendaraan sebelumn bepergian, dan jangan sampai kelebihan muatan.
"Kepada yang mengemudikan kendaraan, pastikan kondisi tubuh sehat, bila lelah istirahat, jangan paksakan diri, utamakan keselamatan patuhi rambu lalulintas dan himbauan petugas, pelihara silaturahmi dan toleransi, jangan mau termakan hoks,"pesannya. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-mudik-lebaran_20180529_120602.jpg)