Tips Menginap di Hotel

Mengapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel? Ini Alasannya

Kebanyakan hotel memang hanya menyediakan bantal saja di kamar, tanpa adanya guling.

Unsplash/Markus Spiske
Ilustrasi menginap di hotel. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Saat pertama kali menginap di hotel, mungkin kamu penasaran dan menjadi tanda tanya.

Kenapa pihak hotel tidak menyediakan guling di kamar.

Bahkan hingga sekarang, hanya sebagian orang yang sudah tahu jawabannya.

Sebelum Pesan Kamar, Pahami Dulu Tipe Kamar Hotel Agar Tak Salah Pilih

Kebanyakan hotel memang hanya menyediakan bantal saja di kamar untuk tamu-tamu yang menginap, tanpa adanya guling karena alasan tertentu.

Martha W Thomas yang bekerja sebagai Marketing Communication Manager di Jambuluwuk Hotels and Resorts menjelaskan, tidak adanya guling di hotel itu berkaitan dengan masalah kebersihan.

Menurutnya guling dianggap kurang higienis, meski sudah dicuci setelah digunakan karena pemakaian guling tak seperti bantal yang hanya digunakan sebagai sandaran kepala saja.

Guling bisa menempel di semua bagian tubuh saat digunakan, seperti dada, kaki, hingga tangan yang kebersihannya tidak bisa terjamin.

“Kurang higienis, sehingga banyak hotel yang tidak menyediakan guling di tiap kamarnya, untuk menjaga kebersihan,” kata Martha.

Selain untuk menjaga kebersihan, keberadaan guling di kamar juga dianggap tidak terlalu bermanfaat.

Hotel Paquena Casa di Kota Singkawang Tawarkan Konsep Ala Belanda yang Instagramable

Ilustrasi kamar hotel.
Ilustrasi kamar hotel. (THINKSTOCK)

Guling membuat tempat tidur sempit
Martha melanjutkan, guling dianggap lebih tidak berguna jika yang menginap adalah pasangan ataupun rombongan keluarga besar yang tidak membutuhkan benda seperti guling saat tidur.

“Jika disediakan bisa jadi hanya membuat tempat tidur terasa sempit karena dipenuhi guling,” ungkap Martha.

Perlu diketahui juga bahwa pembangunan hotel di Indonesia sendiri, mengikuti gaya negara barat yang tidak mengenal guling.

Lantaran mengacu pada gaya barat, kebanyakan hotel pun tak menyediakan yang namanya guling di kamar.

Sama seperti penjelasan Martha, guling juga dianggap mudah kotor karena cara memakainya dipeluk.

Siapa pun tamu yang memakainya bisa saja mengeluarkan air liur, sehingga untuk menjaga kebersihannya harus dibersihkan hingga bagian dalamnya.

Mimpi yang Menjadi Kenyataan, Santi Berhasil Dirikan Sekolah Perhotelan Pertama di Kalimantan Barat

Tentunya membersihkan guling hingga bagian dalam tak hanya mencuci sarungnya, membutuhkan biaya dan waktu ekstra.

Oleh karena itu, untuk menghindarinya, hotel lebih memilih menyediakan bantal saja yang mudah dibersihkan.(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved