Ramadhan Kareem
Pemkab Kapuas Hulu Belum Melakukan Pengecekan Kualitas Takjil Ramadhan di Pasaran
Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kapuas Hulu, Dedy menyatakan, sebenarnya ada satgas pangan seperti tahun-tahun sebelumnya, yang melakuk
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, belum melakukan pengecekan secara khusus kualitas Takjil Ramadhan yang dijual oleh masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kapuas Hulu, Dedy menyatakan, sebenarnya ada satgas pangan seperti tahun-tahun sebelumnya, yang melakukan pengecekan secara khusus terhadap takjil selama bulan suci Ramadhan.
"Kalau kami sendiri hanya mengimbau dan mengecek takjil yang ada di Pujasera Putussibau, agar berjualan tetap menjaga kualitas takjil dan mengikuti arahan dari pemerintah, karena di Pujasera adalah binaan kami" ujarnya kepada Tribun Pontianak, Kamis 7 April 2022.
• Kemenag Telah Tetapkan Besaran Zakat di Kabupaten Kapuas Hulu
Sedangkan di luar binaan Dinas Perdagangan, Koperasi UKM Kapuas Hulu, jelas Dedy, bukan wewenang pihaknya.
"Sekali lagi itu wewenang Satgas pangan itu sendiri, yang sebelumnya pernah dibentuk, dibawah koordinasi bidang Ikon," ungkapnya.
Seorang warga Putussibau, Andi Soraya, juga berharap kalau ada dilakukan pengecekan takjil yang dijual oleh masyarakat di jalan-jalan.
"Kita tidak tau sejauh mana kualitas makanan atau menu buka puasa yang dijual tersebut," ujarnya.
Menurutnya, memang selama ini tidak pernah mendengar persoalan dalam penjualan takjil selama bulan suci Ramadhan.
"Tapi tidak salahnya dilakukan pengecekan dari Pemerintah itu sendiri, lebih baik mencegah ketimbang sudah ada kejadian," ungkapnya.
Seorang penjual Takjil Ramadhan di Putussibau, Hamidah menyatakan, kalau semua menu takjil yang dirinya jual ke masyarakat, semuanya terjamin kualitasnya.
"Kita juga menjaga menu buka puasa yang kita jual, agar tetap menjaga kesehatan masyarakat itu sendiri," ujarnya.
Ibu tiga anak ini menambahkan, setiap bulan suci Ramadhan, kalau dirinya selalu berjualan takjil, dengan tetap mengutamakan kualitas makanan takjil yang dijual tersebut.
"Berdosa kalau kita jual makanan yang tidak sehat," ungkapnya. (*)
[Update informasi Seputar Kabupaten Kapuas Hulu]