Ramadhan Kareem

Hebatnya Ramadhan Menurut Ustadz Adi Hidayat dan Empat Keistimewaan Bulan Ramadhan

Kehebatan lain bulan suci Ramadhan adalah ketika tujuh pintu neraka tutup dan delapan pintu surga terbuka lebar.

Editor: Marlen Sitinjak
YouTube Adi Hidayat Official
Empat Keistimewaan Ramadhan - Ustadz Adi Hidayat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ustadz Adi Hidayat menjelaskan tentang kehebatan puasa Ramadhan yang saat ini sedang dijalankan umat Islam.

Bagi yang benar-benar menjalankan ibadah puasa, Ia akan terdorong pada yang sholeh dan tertahan untuk yang salah.

“Itulah hebatnya puasa Ramadhan. Cuma Ramadhan yang saat datang waktunya, bisa menghentikan orang berbuat maksiat. Engga percaya? Cek, orang yang punya sifat marah semarah-marahnya, saat Ramadhan bisa berhenti marahnya,” kata Ustadz Adi Hidayat dalam video di akun YouTube, Adi Hidayat Official berjudul ‘Empat Keistimewaan Ramadhan’.

Kehebatan lain bulan suci Ramadhan adalah ketika tujuh pintu neraka tutup dan delapan pintu surga terbuka lebar.

“Kalau Ramadhan sudah tiba, kata Nabi. Maka dibukakanlah pintu-pintu surga. Delapan pintu itu semuanya amal soleh. Siapa yang memburu surga, maka burulah amalannya. Kalau tidak bisa semuanya, maka ambil satu di antaranya dan konsisten di situ.” kata Ustadz Adi Hidayat.

Doa Hari ke 5 Puasa Ramadhan 1443 H اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ

Berikut viedeo selengkapnya:

Puasa pada bulan ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh kaum muslimin.

Bulan Ramadhan sendiri merupakan bulan yang disucikan oleh Allah SWT, dan di dalamnya terdapat ibadah puasa yang memiliki nilai pahala yang sangat tinggi.

Puasa pada bulan Ramadhan sendiri hukumnya adalah wajib, seluruh umat Islam diwajibkan menahan hawa nafsunya dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Doa Buka Puasa Ramadhan Tulisan Arab dan Indonesia, Kapan Waktu Membaca Doa Buka Puasa yang Benar?

Namun tahukah Anda penyebab dan awal diturunkannya peritah ibadah puasa?

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa perintah puasa diturunkan pada tahun kedua Hijrah Rasulullah SAW.

Adi Hidayat menjelaskan, sebelum turunnya perintah ibadah puasa, umat nabi Muhammad menjalankan puasa yang dikenal dengan nama puasa Asyura, puasa itu dilaksanakan ketika nabi berada di Kota Madinah.

"Asyura itu merupakan tanda syukur kepada Allah SWT karena telah membebaskan Nabi Musa dari kejaran Firaun, begitu Firaun ditenggelamkan, Musa mendapatkan risalah dari Allah untuk bersyukur kepada Allah atas peristiwa itu, maka ditunaikanlah puasa itu" kata Adi Hidayat.

Adi Hidayat melanjutkan, bahwa Rasulullah kemudian mengatakan jika Musa beryukur kepada Allah, maka Rasulullah dan umatnya lebih berhak bersyukur kepada Allah.

"Ketika Nabi melihat orang orang Yahudi berpuasa, maka nabi juga mememerintahkan berpuasa karena risalah tersebut diturunkan ke Nabi Musa" jelas Ustadz yang terkenal dengan kemampuan hafalannya tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved