Ramadhan Kareem
Cara Mudah Menghilangkan Haus saat Puasa
Menjalankan puasa artinya harus menahan makan dan minum dari pagi hingga sore hari, yang bisa saja menyebabkan lapar dan haus pada siang harinya.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Rasa haus adalah musuh utama saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Menjalankan puasa artinya harus menahan makan dan minum dari pagi hingga sore hari, yang bisa saja menyebabkan lapar dan haus pada siang harinya.
Banyak orang mungkin masih bisa menahan rasa lapar, namun tidak dengan rasa haus.
Selain itu, rasa lemas hingga dehidrasi bisa saja terjadi karena sebagian besar tubuh manusia yang terdiri dari air.
Lalu bagaimana cara kita bisa menghilangkan haus tanpa membatalkan puasa? Yuk, simak penjelasan berikut ini!
• Jadwal Sholat Magrib dan Buka Puasa Makassar dan se-Indonesia Selama Ramadhan 1443 H Tiap Hari
Cara Menghilangkan Haus Tanpa Membatalkan Puasa
1. Hindari Berkeringat
Cara pertama yang bisa teman-teman lakukan adalah menjaga tubuh agar tidak terlalu banyak berkeringat.
Aktivitas fisik yang berlebihan dan paparan sinar matahari bisa meningkatkan suhu tubuh serta memicu keringat keluar.
Akibatnya, cairan dalam tubuh berkurang dan rasa haus mulai menyerang. Namun, karena sedang berpuasa, teman-teman tidak bisa mengganti air yang hilang dari dalam tubuh.
Karena itu, sebaiknya teman-teman menghemat stok air dalam tubuh selama berpuasa agar tidak terlalu haus.
2. Sering Mandi
Cara ampuh untuk mengatasi rasa haus saat berpuasa adalah mandi dengan air dingin.
Mengguyur tubuh dengan air dingin bisa menipu tubuh dan pikiran bahwa teman-teman sudah cukup terhidrasi.
Jika tidak sempat mandi, bisa juga dengan mengelap dan menepuk-nepuk wajah menggunakan handuk basah untuk memberikan efek segar.
3. Dinginkan Tubuh dengan Es Batu
Sama halnya handuk basah, es batu juga akan memberikan efek segar pada tubuh selama puasa.
Teman-teman bisa coba membalut es batu dengan handuk dan meletakkannya di area leher, pergelangan tangan, dada, dan pelipis yang merupakan area pembuluh darah terdekat dengan permukaan kulit.
Sehingga cara ini mampu dengan cepat menurunkan suhu darah yang mengalir dan tubuh pun terasa lebih sejuk.
• Waktu Buka Puasa Kota Mojokerto Hari Ini & Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2022 Kota Mojokerto Setiap Hari
4. Pilih Pakaian Tipis dan Menyerap Keringat
Menggunakan pakaian tipis dan menyerap keringat bisa mencegah tubuh kepanasan dan dehidrasi.
Panas akan lebih mudah melewati kain berbahan serat alami seperti katun dan linen.
Mengenakan kedua bahan di atas, memungkinkan panas lebih cepat keluar dari tubuh dibanding dengan kain sintetis seperti akrilik dan nilon.
Selain cara tadi, perlu juga melakukan pencegahan dehidrasi dengan memperhatikan asupan makanan dan minuman di malam hari.
Dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang tepat, teman-teman bisa menjalankan puasa dengan lancar tanpa mengalami dehidrasi atau haus berlebih.
Tips Cegah Dehidrasi Selama Puasa
1. Hindari Makanan Terlalu Asin
Agar tidak mengalami dehidrasi saat puasa, sebaiknya teman-teman menghindari makanan asin pada saat sahur.
Makanan dengan banyak kandungan garam akan membuat cairan dalam tubuh berkurang dengan cepat. Jadi teman-teman akan mudah merasa haus saat berpuasa.
2. Penuhi Kebutuhan Cairan saat Sahur
Selama berpuasa, teman-teman tetap harus memenuhi kebutuhan cairan tubuh yaitu sebanyak kurang lebih dua liter atau delapan gelas air putih per hari.
Bagi waktu minum air dengan pola 2-4-2, yaitu dua gelas pada saat berbuka, lalu empat gelas sepanjang malam, dan dua gelas saat sahur.
3. Makan Buah dan Sayur
Pastikan juga, teman-teman tetap mendapat nutrisi yang baik dari buah dan sayuran.
Ada beberapa jenis buah dan sayur memiliki banyak kandungan air yang bisa disimpan dalam tubuh.
Dengan begitu, teman-teman bisa menjalankan puasa tanpa takut dehidrasi atau kehausan
Nah, itu tadi beberapa tips lancar menjalankan puasa tanpa takut merasa haus.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/hukum-sengaja-menelan-air-liur-dan-dahak-saat-puasa-ramadhan.jpg)