Polsek Teluk Keramat dan Tim Pemadam Api Redam Kebakaran Lahan di Desa Tri Mandayan

Total luas lahan yang berhasil dipadamkan oleh Tim Pemadam yang meliputi Polsek Teluk Keramat, Koramil Teluk Keramat, Manggala Agni, KPH Sambas, Anggo

Penulis: Imam Maksum | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tim Pemadam kebakaran lahan di Desa Trimandayan, Kecamatan Teluk Keramat Kabupaten Sambas, Jumat 1 Maret 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Polsek Teluk Keramat bersama Manggala Agni beserta unsur terkait melakukan pemadaman kebakaran lahan di Dusun Saiyung, Desa Trimandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas.

Total luas lahan yang berhasil dipadamkan oleh Tim Pemadam yang meliputi Polsek Teluk Keramat, Koramil Teluk Keramat, Manggala Agni, KPH Sambas, Anggota MPA Desa Trimandayan, mencapai lebih dari 15 Hektar.

“Di hari ketiga Tim yang mencai 23 personil, dari unaur terkait, melakukan Pemadaman di Dusun Saiyung, Desa Trimandayan, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas,” kata Komandan Regu Daops Manggala Agni Kalimantan IX/Singkawang Pondok Kerja Sambas, Hazimhan, kepada Tribun Pontianak Sabtu 2 April 2022.

Kabid Perikanan Sambas Sebut Budidaya Udang Vanamae Sistem Bioflok Alternatif Teknologi Budidaya 

Hazimhan mengatakan pihaknya bersama dengan Instansi terkait, melakukan pemadaman api yang membakar lahan gambut dengan kedalam 2 meter. Dia mengatakan dari total 190 hektare luas lahan terbakar pihaknya memadamkan 15 hektare lebih lahan terbakar.

“Untuk lokasi pemadaman dibagi 1 lokasi dikarenakan kondisi kebakaran memasuki hutan yang ditumbuhi pepohonan. Vegetasi berupa semak belukar, resam, pakis, kayu campuran, jenis tanah gambut, dengan kedalaman lebih kurang 2 meter,” katanya.

Sementara itu, kata dia, jarak kebakaran dengan pemukiman penduduk lebih kurang 4,1 kilometer. Lanjutnya, tim mengambil langkah dengan cara melokalisir dan memotong, jalur penyebaran api dengan tujuan menghambat atau menghentikan agar tidak terjadi kebakaran pada lahan yang belum terbakar.

“Kondisi saat ini lokasi yang dipadamkan dapat terkendali karena di lokasi ada turun hujan dengan intensitas sedang dan dapat dipastikan lokasi yang dipadamkan sudah aman,” ujarnya.

Dia menyebutkan total luasan lahan yang bisa dipadamkan per Jumat 1 April 2022 ditambah adanya hujan mencapai lebih dari 15 hektare.

“Untuk akses jalan juga menjadi hambatan tim untuk melakukan mobilisasi peralatan damkar dikarenakan harus menggunakan roda dua dan dilanjutkan dengan berjalan kaki,” katanya.

Dia menerangkan Tim melakukan pengemasan dan pengecekan kondisi anggota dan sarpras pemadaman dengan lengkap. Kemudian Tim melaporkan hasil kegiatan ke Kantor Manggala Agni Daops Singkawang.

“Tim memutuskan untuk kembali ke Ponja dikarena lokasi sudah cukup aman dan akan di lakukan pergantian Personil Regu, yang akan dilanjutkan pemadaman di Desa Semata, Kecamatan Tangaran oleh Regu,” tutupnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved