Doa Katolik

Orang Kudus Katolik 1 April Santo Nuno de Santa Maria Álvares Pereira

Disini terbaring Nuno, Sang Pelindung, pendiri Dinasti Bragança, Jenderal yang ulung, rahib yang kudus, yang selama hidupnya didunia dengan tekun memp

Tayang:
katakombe.org
Orang Kudus Katolik 1 April Santo Nuno de Santa Maria Álvares Pereira. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Orang Kudus Katolik 1 April ini merayakan Santo Nuno de Santa Maria Álvares Pereira.

Disini terbaring Nuno, Sang Pelindung, pendiri Dinasti Bragança, Jenderal yang ulung, rahib yang kudus, yang selama hidupnya didunia dengan tekun memperjuangkan Kerajaan Surga, tempat dimana kini ia berada, dan menjalani hidup abadi bersama para kudus.

Kehormatan duniawinya tiada terbatas, namun ia meninggalkan semuanya.

Seorang pangeran yang agung, namun menjadikan dirinya seorang biarawan sederhana.

Ia mendanai, membangun, dan memberkati Gereja ini dimana tubuhnya kini terbaring.--(Tulisan di nisan Santo Nuno Alvares Pereira di Gereja Santa Engracia Portugal).

Orang Kudus Katolik 1 April Santa Maria dari Mesir

Santo Nuno de Santa Maria Alvares Pereira lahir pada 24 Juni 1360, di Flor da Rosa, dekat Crato, Portugal Tengah.

Ia adalah anak diluar nikah dari Dom Álvaro Pereira Gonçalves dan Donna Iria Gonçalves do Carvalhal.

Sekitar setahun setelah kelahirannya, statusnya dilegitimasi melalui dekrit kerajaan sehingga ia berhak memakai gelar bangsawan dan menerima pendidikan selayaknya anggota keluarga bangsawan tinggi Portugal pada waktu itu.

Pada usia enam belas tahun, atas keinginan ayahnya, Nuno menikah dengan seorang janda muda bernama Donna Leonor de Alvim.

Dari pernikahan ini lahir seorang puteri yang cantik jelita, Beatrice, yang kelak menikah dengan Dom Afonso, raja muda Bragança, putra dari Raja João I of Portugal.

Karir Militer

Nuno masuk dinas militer pada 1373, ketika dia baru berusia 13 tahun.

Saat itu Ia sudah terlibat dalam beberapa pertempuran di perbatasan Portugal untuk menghentikan serangan dari Kerajaan Castile.

Dia adalah seorang pemuda yang sabar dan pemberani, dan segera menunjukkan bakatnya sebagai seorang komandan yang hebat.

Ketika Raja Fernando I dari Portugal meninggal dunia tanpa pewaris takhtah pada tanggal 22 Oktober1383, terjadilah perebutan kekuasaan antara Dom João, saudara tiri almarhum Fernando I, dengan Raja John I dari Castile, menantu almarhum Fernando I (suami dari Donna Beatrice, puteri dan anak satu-satunya dari almarhum Fernando I).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved