Doa Katolik

Orang Kudus Katolik 25 Maret Santa Maria Alfonsina Ghattas

Santa Maria Alfonsina Ghattas lahir pada tanggal 3 Oktober 1843 di Yerusalem, dalam sebuah keluarga Katolik Yunani.

info katolik
Orang Kudus Katolik 25 Maret Santa Maria Alfonsina Ghattas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Orang Kudus Katolik 25 Maret ini merayakan Santa Maria Alfonsina Ghattas.

Santa Maria Alfonsina Ghattas lahir pada tanggal 3 Oktober 1843 di Yerusalem, dalam sebuah keluarga Katolik Yunani.

Ia dibabtis dengan nama Soultaneh Maryam Ghattas.

Pada usia tiga tahun kedua orang tuanya meninggal dunia dan ia kemudian dibesarkan oleh seorang pamannya yang miskin.

Ketika berusia 14 tahun, ia masuk biara Kongregasi St.Yoseph dari Penampakan, sebuah biara Susteran yang didirikan oleh Santa Emilia de Vialar.

Orang Kudus Katolik 25 Maret Santa Lusia Filipini

Pada tahun 1862 ia mengucapkan kaulnya dan mengambil nama biara Maria Alfonsina lalu dikirim untuk mengajar katekese di Bethlehem.

Sambil mengajar, suster Maria Alfonsia juga membentuk kelompok doa yang mempromosikan devosi kepada bunda Maria melalui doa rosario.

Di Betlehem, suster Maria menerima beberapa kali penampakan dari Bunda Maria yang memintanya untuk mendirikan sebuah konggregasi suster bagi para wanita Palestina.

Pada tahun 1880 terpilihlah tujuh wanita muda palestina sebagai anggota perdana dari konggregasi Susteran dari Rosario (Sisters of Rosario).

Dengan ijin dari Takhta Suci Roma, Suster Maria Alfonsia meninggalkan Konggregasi Susteran St. Joseph dari Penampakan, dan memasuki konggregasi yang baru.

Tiga tahun kemudian aturan hidup membiara bagi konggregasinya diresmikan oleh Uskup Pascal Appodia, Vicariat Patriarchal Yerusalem dan pada tanggal 7 Maret 1885, bersama dengan 8 orang suster perdana dari Konggregasi Suster dari Rosario, suster Maria Alfonsia mengucapkan kaul untuk konggregasi barunya dihadapan Patriark Latin untuk Yerusalem, Mgr.Vincent Bracco.

Bersama konggregasi Suster dari Rosario, Santa Maria Alfonsia mengabdikan hidupnya untuk bekerja bagi kaum miskin dan mengembangkan pendidikan bagi umat Kristen di Palestina.

Orang Kudus Katolik 25 Maret Santo Dismas

Pada tahun 1886 ia mendirikan sebuah sekolah khusus untuk anak perempuan Palestina di Beit Sahour.

Kemudian ia dikirim untuk berkarya ke kota Salt di Yordania bersama tiga orang suster, lalu ke kota Nablus, sebelum akhirnya ia kembali di Yerusalem karena kesehatannya yang memburuk.

Setelah pulih, ia kembali diutus ke biara di kota Zababdeh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved