39.560 Orang Masyarakat Kapuas Hulu Ikut KB, Pria Rendah Partisipasi

masih rendahnya partisipasi bagi pria untuk mengikuti program KB, dikarenakan kesulitan mencari tenaga kesehatan untuk melakukan vasektomi.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/DINAS KESEHATAN, PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KB KAPUAS HULU
Petugas kesehatan di Kapuas Hulu saat memberikan pelayanan kesehatan dan pendataan kesehatan ke masyarakat, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Kapuas Hulu, Elly Dayati, menyatakan bahwa, sampai dengan tahun 2021 yang telah menjadi peserta KB aktif di Kapuas Hulu baru mencapai 39.560 orang, dengan persentase 82 persen.

"Jadi pentingnya masyarakat mengikuti program KB, karena menentukan kualitas keluarga, dan dapat menyelamatkan kehidupan perempuan, serta meningkatkan status kesehatan ibu terutama dalam mencegah kehamilan tak diinginkan, menjarangkan jarak kelahiran mengurangi risiko kematian bayi serta menghindari ledakan penduduk," ujarnya kepada wartawan, Senin 21 Maret 2022.

Elly juga menjelaskan, masih rendahnya partisipasi bagi pria untuk mengikuti program KB, dikarenakan kesulitan mencari tenaga kesehatan untuk melakukan vasektomi.

"Selain itu masyarakat juga banyak belum mau mungkin karena belum paham itu apa vasektomi," ucapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kapuas Hulu, hanya baru mencapai 110 orang pria yang mengikuti program KB.

"Dari sekian banyak warga yang melakukan KB pria atau vasektomi, kebanyakan warga Kecamatan Mentebah, itupun sudah dilakukan mereka pada tahun 2012," ujarnya.

Padahal kata Elly, pihaknya atau Pemerintah sudah gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mendorong mengikuti program KB, baik pria maupun wanita.

"Diketahui bersama bahwa, jenis penggunaan KB itu ada beberapa macam ada dengan IUD, MOP, Kondom, Suntikan, Pil. Namun yang lebih banyak digunakan itu KB suntikan yakni 23.255 orang. Nomor dua dengan pil 12.066 dan ketiga Implan 3.599," ungkapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kapuas Hulu)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved