Gubernur Kalbar Harap Wajah Baru RS Yarsi Pontianak Diimbangi Kualitas Pelayanan yang Semakin Baik

Sejauh ini dikatakannya SDM yang dimiliki oleh RS Yarsi Pontianak ada yang dokter internal atau tetap , ada dokter pemerintah yang memang ditempat

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Adpim Pemprov Kalbar
Gubernur Kalbar, meresmikan Facelift RSU Yarsi Pontianak, bertempat di RSU Yarsi Pontianak, Jumat 18 Maret 2022. 

“Kalau ruangan kelas III penuh kita pindah kelas II dan pembayaran administrasi tetap kita sesuaikan untuk layanan kelas III. Lalu kalau ada Ruangan kosong kita pakai, dan ruangan bedah yang tidak ada pasien kalau penyakit dalam penuh kita larikan kesana. Jadi kita tidak menolak pasien yang datang,”ujarnya.

Walaupun diakuinya beberapa waktu lalu ada keluhan terkait penolakan pasien. Ia tegaskan itu hanya mis komunikasi , intinya tiap pasien yang datang akan tetap di layani sebaiknya sampai mereka sembuh.

Sedangkan untuk tim medis di RS Yarsi sudah ada 23 dokter spesialis, yang mana dulu hanya 6 orang.

“Mudah- Mudahan nanti ada tambahan 3 lagi akan masuk . Dokter jantung juga sudah ada Sesuai komitmen kita yakni memberikan layanan terbaik kepada masyarakat semua apapun penyakitnya,”ungkapnya.

Dikatakannya kedepan akan ada dua yang akan dibangun. Pertama perluasan ruang anak yang sering penuh bahkan masuk ke ruang bedah. Kemudian ruang Hemodialisa untuk cuci darah.

“Nanti ruang lamanya kita gunakan untuk klinik dokter yang baru . Kemudian kalau ada anggaran kita akan bangun tingkat empat untuk ruang tanpa kelas. Target semua layanan masyarakat menegah kebawah,”ujarnya.

Diakuinya memang RS Yarsi Pontianak sempat berada diposisi hampir bangkrut waktu yang lalu , karena ada kesalahan managemen kemudian dihadapkan pandemi dua tahun.

“Tapi sejak masuk Direktur RSU Yarsi Pontianak, dr Carlos Dja'afara di 2021 awal yang sudah berpengaman selama 10 tahun membangun RS Singkawang. Ia berkomitmen untuk membantu,”ujarnya.

“Alhamdulillah dengan semangat beliau diikuti semangat pegawai jadi semua semangat,”tambahnya.

Sejauh ini dikatakannya SDM yang dimiliki oleh RS Yarsi Pontianak ada yang dokter internal atau tetap , ada dokter pemerintah yang memang ditempat kan di Yarsi.

“Jadi kebanyakan praktek sore. Tapi dokter internal ada beberapa spesialis anak dan penyakit dalam biasa masuk pagi,”pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved