Doa Katolik

Orang Kudus Katolik 16 Maret Santo Heribertus dari Cologne

Santo Heribertus dari Cologne (Heribertus dari Köln) lahir di kota Worms, Jerman pada tahun 970. Ayahnya adalah seorang bangsawan kota Worms bernama H

info katolik
Orang Kudus Katolik 16 Maret Santo Heribertus dari Cologne. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Orang Kudus Katolik 16 Maret ini merayakan Santo Heribertus dari Cologne.

Santo Heribertus dari Cologne (Heribertus dari Köln) lahir di kota Worms, Jerman pada tahun 970.

Ayahnya adalah seorang bangsawan kota Worms bernama Hugo.

Saat masih kecil Heribertus dititipkan ayahnya kepada Abbas Gorsse, pemimpin Biara Benediktin di Lorraine untuk dididik sesuai dengan cara hidup Kristiani.

Renungan Katolik Rabu 16 Maret 2022 Lengkap Bacaan 1 Bacaan Injil dan Mazmur Tanggapan

Pendidikan dan cara hidup di biara itu berhasil menanamkan dalam batinnya hasrat yang kuat untuk menjalani hidup membiara.

Namun cita-citanya itu tidak direstui oleh ayah dan sanak keluarganya.

Heribertus segera dipanggil pulang ke Istana Worms agar tidak lagi terpengaruh oleh cara hidup membiara.

Namun rencana Tuhan atas dirinya tak terselami manusia.

Meskipun orangtuanya berusaha keras menghindarkan dia dari cita-cita hidup membiara itu, ia tetap menunjukkan kesalehan hidup yang mengagumkan.

Melihat cara hidupnya itu, keluarganya akhirnya mengalah dan merelakan Heribertus untuk menjadi seorang biarawan benediktin.

Ia kemudian ditabhiskan menjadi imam. Oleh Raja Otto III, Heribertus diangkat menjadi penasehat pribadi baik dalam kehidupan politik maupun kehidupan rohani.

Prestasinya terus meningkat dengan pengangkatannya sebagai Vikaris Jendral Keuskupan Köln, lalu diangkat menjadi Uskup Agung Köln.

Heribertus memanfaatkan kedudukannya sebagai imam, uskup agung dan penasehat pribadi raja untuk menunjukkan cinta kasih Allah kepada orang banyak.

Orang Kudus Katolik 15 Maret Santo Paus Zakharia

Bersama Raja Otto III, ia mendirikan gereja dan biara di kota Deutss, didekat kota Rhein, atas tanggungan kerajaan.

Ia dengan giat merawat orang-orang sakit dan memperhatikan nasib para kaum miskin.

Sebagian besar pendapatannya dibagi baik untuk kepentingan Gereja maupun untuk kepentingan aksi-aksi sosial itu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved