Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 12 Maret Santa Seraphina
Seraphina dilahirkan di sebuah kota kecil di Italia bernama San Geminiano. Pada mulanya, orangtuanya termasuk golongan berada, tetapi kemudian mereka
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Orang Kudus Katolik 12 Maret ini merayakan Santa Seraphina.
Seraphina dilahirkan di sebuah kota kecil di Italia bernama San Geminiano.
Pada mulanya, orangtuanya termasuk golongan berada, tetapi kemudian mereka jatuh miskin.
Seraphina, atau Fina, begitu ia biasa dipanggil, adalah puteri mereka.
• Renungan Katolik Sabtu 12 Maret 2022 Lengkap Bacaan 1 Bacaan Injil dan Mazmur Tanggapan
Seraphina seorang gadis manis yang lincah. Ia seorang yang murah hati.
Setiap hari Seraphina menyisihkan sebagian makanannya untuk diberikan kepada seseorang di kotanya yang lebih miskin darinya.
Siang hari ia menjahit serta memintal untuk membantu keluarganya membayar hutang-hutang mereka.
Malam hari, ia biasa mempergunakan waktunya untuk berdoa lama kepada Yesus dan Maria.
Ketika masih muda usianya, ayahnya meninggal dunia. Seraphina terserang suatu penyakit yang menjadikannya cacat serta lumpuh.
Ia hampir tidak dapat bergerak sama sekali dan karenanya Seraphina harus tergolek di atas papan kayu selama enam tahun lamanya.
Rasa sakit menjalar di seluruh tubuhnya. Satu-satunya cara bagi Seraphina agar ia dapat tabah menghadapi penderitaannya adalah dengan merenungkan sengsara Yesus sementara Ia dipaku pada kayu salib.
“Aku mempersatukan seluruh penderitaanku dengan penderitaan-Mu, ya Yesus,” demikian ia berbisik. Kadang kala, ketika rasa sakit menyerangnya dengan dahsyat, ia akan berkata, “Ini bukanlah luka-lukaku, tetapi luka-luka-Mu, ya Kristus, yang menyakiti aku.”
• Orang Kudus Katolik 12 Maret Santo Maximilianus dari Thebeste
Seraphina ditinggalkan seorang diri berjam-jam lamanya setiap hari karena ibunya harus pergi untuk bekerja atau untuk meminta-minta.
Para tetangga mengetahui penderitaan Seraphina, tetapi luka-lukanya mengeluarkan bau amat busuk sehingga mereka memiliki berbagai macam alasan untuk tidak menjenguknya.
Tak disangka, ibunya pun meninggal dunia. Sekarang Seraphina sebatang kara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/orang-kudus-katolik-12-maret-santa-seraphina.jpg)