Kalbar Raih Kategori Sangat Baik Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik dari Kemenpan-RB
Sedangkan untuk pelaksanaan penilaiannya sendiri dilakukan terhadap 84 kementerian/lembaga, 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar) meraih kategori sangat baik pada evaluasi kinerja penyelenggara pelayanan publik tahun 2021 oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI.
Predikat tersebut diberikan untuk kinerja pelayanan publik pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dan UPT Pelayanan Pendapatan Daerah (PPD) Wilayah I (Samsat) dengan perolehan A-.
Atas capain tersebut, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menyampaikan bahwa kinerja dijajaran Pemda Kalbar semakin baik, dengan garapan kedepannya akan terus membaik.
“Alhamdulillah, kinerja Jajaran Pemda Provinsi Kalbar semakin baik dan saya harap terus membaik,”tulis Sutarmidji di akun Facebook pribadinya @bangmidji, Kamis 10 Maret 2022.
• Wako Edi Minta Partisipasi Masyarakat Melaporkan Jika Melihat Pelaku Pencurian Fasilitas Umum
Dikonfirmasi terpisah Kepala Biro Organisasi Setda Kalbar Rita Hastarita menyampaikan atas raihan tersebut merupakan evaluasi yang dilakukan pada Agustus sampai Desember 2021 dan diumumkan oleh Kemenpan-RB secara virtual pada Selasa 8 Maret 2022.
Adapun penilaiannya meliputi enam aspek evaluasi yaitu kebijakan pelayanan, profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM), sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan serta inovasi.
Sedangkan untuk pelaksanaan penilaiannya sendiri dilakukan terhadap 84 kementerian/lembaga, 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.
"Bapak gubernur berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik serta meminta kepala perangkat daerah melakukan percepatan dengan melakukan inovasi-inovasi," ujarnya, Jumat 11 Maret 2022.
Dikatakannya untuk mengawal hal tersebut Biro Organisasi Kalbar secara berkala telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev). Monev dilaksanakan kepada seluruh unit penyelenggara pelayanan publik di lingkungan Pemprov Kalbar.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala UPT PPD Wilayah I (Samsat) Edy Gunawan mengatakan, predikat yang didapat tahun ini merupakan prestasi yang sama dengan raihan tahun sebelumnya. Dimana tetap dikategori sangat baik (A-).
Dikatakannya untuk tahun ini Kalbar berhasil meraih predikat tersebut bersama dengan Provinsi Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Maluku Utara.
Ia berharap apa yang sudah diraih ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan menjadi lebih baik lagi.
“Mempertahankan itu lebih sulit, karena untuk dapat kategori prima semua sarana dan prasana harus memadai," ujarnya.
Edy menyebutkan sarana dan prasana di luar pelayanan secara langsung juga harus diperhatikan. Seperti jalan akses dalam lingkungan kantor yang harus baik.
Termasuk juga kantin yang ada perlu diperhatikan untuk bisa mewujdukan layanan yang prima.
“Itu sarana pendukung yang kecil saja, tapi yang utama tentu yang sesuai aspek penilaian Kemenpan-RB tadi. Intinya bagaimana memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat," pungkasnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)