Kualitas SDM Akan Terus Ditingkatkan, Kadisdukcapil Sebut Bimtek Dilakukan Tiap Tahun
Peningkatan kualitas SDM akan pihaknya terus tingkatkan. Kedua, kendala jaringan internet sebab berbasis data online.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas Wahidah mengatakan kendala pelayanan pembuatan KTP-Elektronik diantaranya kualitas SDM.
“Mungkin SDM yang untuk menjelaskan masih berproses. Insha Allah setiap tahun kita terus mengadakan Bimtek untuk meningkatkan kualitas SDM, baik di desa, kecamatan maupun kabupaten,” ujar Wahidah kepada Tribun Pontianak, Rabu 9 Maret 2022.
Menurut Wahidah peningkatan kualitas SDM akan pihaknya terus tingkatkan. Kedua, kendala jaringan internet sebab berbasis data online. Wahidah berharap Kabupaten Sambas menjadi kabupaten yang mempunyai data yang valid.
• Disdukcapil Kabupaten Sambas Lakukan Pendekatan Pelayanan pada Masyarakat
“Kita ingin Kabupaten Sambas datanya merupakan data valid. Istilahnya tolong kepada desa yang punya wilayah dan kecamatan yang berselisih data kependudukan dengan pihak manapun baik misalnya dengan BPS dan KPU,” ujarnya.
Misalnya, Ia menerangkan data kematian yang tidak dilaporkan. Makanya kata Wahidah tahun ini Dukcapil membuat buku pemakaman untuk 193 desa di Kabupaten Sambas.
“Siapa pun penduduknya meninggal maka kepala desa mencatat dan melaporkan ke Kepala Disdukcapil, sehingga nama tersebut kita hilangkan dari KK (Kartu Keluarga),” katanya.
Selain itu, imbuhnya terkait pindah datang akibat menikah maupun sekolah. Seyogyanya pindah datang itu diurus sesuai dengan kepentingannya.
“Kalau menikah dia mau pindah kemana. Jadi data penduduknya valid. Ketika ada sensus data kita merupakan data yang dapat diakui kevalidannya,” jelasnya. (*)
[Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/warga-di-desa-pusaka-kecamatan-tebas-melakukan-mobile-adminduk-selasa-8-maret-2022.jpg)