Peletakkan Batu Pertama Pembangunan Gerbang Batas Singkawang Bengkayang Sambas
Acara peletakan batu pertama pembangunan gerbang batas wilayah tersebut yang digelar di ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang.....
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Di momen spesial ulang tahun ke-50, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie selangkah lebih dekat memenuhi janji kampanyenya untuk membangun gerbang megah di tiga batas wilayah Kota Singkawang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang.
Hal tersebut ditandai dengan digelarnya acara peletakan batu pertama pembangunan gerbang batas wilayah tersebut yang digelar di ruang TCM Kantor Wali Kota Singkawang.

Dihadiri langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis serta Bupati Sambas, Satono melalui daring, Minggu 27 Februari 2022 pagi.
Tjhai Chui Mie, Satono dan Sebastianus Darwis secara simbolis menekan tombol sirine, sebagai tanda pembangunan gerbang di batas wilayah mereka tersebut dimulai.

Mereka juga secara langsung melakukan peletakan batu pertama di gerbang-gerbang yang akan dibangun tersebut.


Gerbang-gerbang tersebut berada di tiga kecamatan di Kota Singkawang, yakni di Kecamatan Singkawang Utara yang berbatasan dengan Kabupaten Sambas, kemudian di Kecamatan Singkawang Timur yang berbatasan dengan Kabupaten Bengkayang, serta di Singkawang Selatan yang berbatasan pula dengan Kabupaten Bengkayang sekaligus sebagai jalur utama dari Kota Pontianak menuju Kota Singkawang.
Pembangunan ketiga gerbang megah ini masing-masing didanai oleh pihak ketiga/swasta melalui CSR mereka.
Gerbang di Singkawang Utara didanai oleh PT Astra International melalui anak perusahaan mereka, yakni FIF Group, Astrapay dan Astra Asuransi Buana.
Gerbang di Singkawang Timur didanai oleh Alfamart dan Gerbang di Singkawang Selatan didanai oleh Kapal Api.
Tjhai Chui Mie mengatakan, ketiga gerbang megah tersebut menggambarkan tiga etnis utama di Kota Singkawang, yakni Tionghoa, Melayu dan Dayak.
Tercapainya pembangunan tiga gerbang ini, menurut Tjhai Chui Mie, tidak terlepas dari dukungan Bupati Sambas dan Bupati Bengkayang, serta dukungan dari PT Astra International, Kapal Api dan Alfamart sebagai pihak yang mendanai pembangunan gerbang tersebut.
"Jika hanya menggunakan APBD tentu kami tidak mampu karena dana yang dibutuhkan kurang lebih Rp 10 miliar," katanya.
Pembangunan gerbang tersebut, lanjutnya, bukan hanya sebagai batas wilayah daerah saja, namun juga berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar gerbang.
Gerbang yang dibangun dengan megah dan design yang unik dan menarik ini, ia katakan, akan menjadi daya tarik bagi pengunjung, dan masyarakat di sekitar gerbang tentunya bisa memanfaatkan hal tersebut untuk berjualan dan lain sebagainya.
"Jadi bermanfaat sekali, saya selaku Wali Kota bersama masyarakat Kota Singkawang mengucapkan terimakasih setinggi-tingginya kepada PT Astra, Kapal Api dan Alfamart yang membantu mebangun gerbang megah ini," ujarnya.
Pembangunan ketiga gerbang ini, ditargetkan akan rampung pada Oktober 2022 mendatang, sebelum HUT Pemerintah Kota Singkawang.