Polisi Tembak Mati Pemerkosa Mahasiswi yang Jadi Tunangan Tentara Amerika

Diketahui kelompok Sangkut CS diketahui berjumlah tiga orang diantaranya, Sangkut, Andi Grandong dan LU yang kini masih buron.

Editor: Nasaruddin
SRIPOKU/LENI JUWITA
Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo SIK saat jumpa pers pengungkapan kasus pelaku perampokan disertai rudapaksa yang dilakukan tersangka Sangkut yang akhirnya ditembak mati, Jumat 25 Februari 2022. Tersangka berbaju tahanan adalah rekan Sangkut, bernama Andi Grandong yang juga diamankan polisi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Polisi menembak mati Sangkut, tersangka pemerkosa mahasiswi berinisial D di Baturaja, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan.

Penembakan dilakukan polisi karena tersangka melawan petugas saat akan ditangkap pada Kamis 24 Februari 2022 malam.

Kapolres OKU, AKBP Danu Agus Purnomo mengatakan, saat diamankan, Sangkut yang memiliki senjata api mencoba melawan.

Penangkapan Sangkut bermula dari penangkapan Endika Refli alias Andi Grandong (42), di Desa Sugirawas Kecamatan Tanjung Agung Tanjung Enim, Muara Enim.

Dari Andi Grandong akhirnya polisi mengetahui persembunyian Sangkut dan melakukan penggerebekan.

Seorang Pria di Kubu Raya Todongkan Senapan Saat Rudapaksa Perempuan Berusia 16 Tahun  

Diketahui kelompok Sangkut CS diketahui berjumlah tiga orang diantaranya, Sangkut, Andi Grandong dan LU yang kini masih buron.

Dalam aksinya, mereka membagi peran masing-masing.

Tersangka Andi Grandong sebagai penentu lokasi sasaran, menggambar lokasi menunggu diluar TKP (Tempat Kejadian Perkara), sekaligus mengawasi situasi dari luar sekaligus menjual barang hasil kejahatan.

Ia juga menjadi eksekutor pencurian di TKP di Desa Tanjungkemala.

Sedangkan tersangka Sangkut dan tersangka LU sebaagi ekskutor masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel jendela.

Pemerkosa 13 Santriwati di Bandung Herry Wirawan Divonis Penjara Seumur Hidup

Sementara dalam perampokan dan rudapaksa yang menimpa mahasiswi di Baturaja, Sangkut berperan sebagai eksekutor tunggal.

Sementara barang bukti yang dicuri berupa laptop dan HP dijualkan oleh tersangka Andi Grandong.

Setelah ditembak mati polisi, jenazah Sangkut langsung diambil oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Kasus ini memang menjadi atensi aparat Kepolisian Resrot Ogan Komering Ulu.

Banyak pihak yang sangat menanti-nanti kapan kasus ini terungkap.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved