Makanan Penyebab Gerd atau Asam Lambung dan Makanan Pereda Gerd Secara Alami
Penderita gerd rata-rata akan memiliki masa yang cukup panjang dibandingkan dengan maag dan cenderung bisa lanjut jadi kronis.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Penyakit asam lambung kerap dialami sejumlah orang mulai dari dewasa hingga anak-anak.
Asam lambung atau Gerd merupakan gangguan kesehatan yang terjadi di lambung yang menimbulkan iritasi bahkan luka hingga naik ke kerongkongan.
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) hampir pasti adalah penderita maag sebelumnya.
Semua orang bisa terkena asam lambung atau gerd , bahkan anak-anak juga berpotensi terkena serangan gerd.
Jika tidak diobati, refluks asam dapat menyebabkan masalah yang lebih besar seperti peningkatan risiko kanker kerongkongan, Esophagitis, dan masalah pernapasan.
Penderita gerd rata-rata akan memiliki masa yang cukup panjang dibandingkan dengan maag dan cenderung bisa lanjut jadi kronis.
Gejala umum yang muncul akibat gerd adalah mual, begah, nyeri ulu hati, heratburn, hingga sesak.
• Gerd atau Asam Lambung Jadi Komorbid Covid-19 Berbahaya ? Atasi Gerd Sejak Dini Pakai Buah
Penyakit asam lambung bisa kambuh seminggu 2 kali atau lebih dan bisa kambuh di saat tidur.
Banyak faktor yang menyebabkan seseorang menderita penyakit asam lambung.
Mulai dari gaya hidup juga sangat berpengaruh memicu terjadinya asam lambung.
Seperti jadwal makan yang tidak teratur, gayah hidup tak sehat merokok hingga minum alkohol dan makan terlalu kenyang.
Berikut makanan penyebab Gerd atau Asam Lambung
- Makanan pedas
Makanan yang campuran cabai, senyawa capsaicin pada cabai memicu iritasi pada dinding lambung dan mengakibatkan timbulnya gejala-gejala maag.
Apalagi, jika mengonsumsi makanan pedas terlalu banyak, laju pencernaan dalam tubuh jadi lambat dan akhirnya muncul reaksi heartburn.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/cara-terapi-madu-untuk-obat-asam-lambung-akut-hingga-gerd.jpg)