Positivity Rate Kalbar 28,14 Persen, Kasus Harian Covid-19 Capai 520 Orang

Tapi kalau masyarakat ada yang mau vaksin setiap hari akan difasilitas oleh layanan kesehatan

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Wakil Satgas Covid-19 Provinsi Kalbar, Harisson mengikuti rapat koordinasi (Rakor) dengan Presiden RI Joko Widodo untuk antispasi lonjakan kasus virus Omicron melalui zoom meeting di Ruang DAR Kantor Gubernur, Senin 7 Februari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Angka positivity rate kasus Covid-19 di Kalbar saat ini berada di angka 28,14 persen. Artinya apabila ada 10 orang yang dites swab PCR, tiga di antaranya akan dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

Tingginya positivity rate ini seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Kalbar. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Diskes) Kalbar, per Rabu 16 Februari 2022 terdapat tambahan sebanyak 520 kasus positif Covid-19.

Dari total 520 kasus tersebut tersebut di Kota Pontianak sebanyak 297 kasus, Kubu Raya 71 kasus, Kayong Utara 2 kasus, Ketapang 31 kasus, Kapuas Hulu 2 kasus, Sintang 6 kasus, Melawi 3 kasus, Sekadau 1 kasus, Sanggau 7 kasus, Landak 15 kasus, Bengkayang 7 kasus, Sambas 4 kasus, Singkawang 35 kasus, Mempawah 38 kasus, dan luar wilayah 1 kasus.

Wakil Satgas Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengungkapkan per hari Kamis kemarin angka positifity rate di Kalbar meningkat menjadi 28,14 persen. “Artinya setiap 10 orang, ada tiga orang yang positif,” ujarnya, Kamis 17 Februari 2022.

Saat Ini Terdapat 18 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Sanggau

Berdasarkan Inmendagri Nomor 11 Tahun 2022 tentang PPKM di Luar Jawa dan Bali, untuk daerah di Kalbar yang masuk PPKM Level 1 yakni hanya Kabupaten Kayong Utara.

Sedangkan daerah yang berada di PPKM Level 2 yakni Kabupaten Sintang, Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak dan Melawi. Lalu daerah yang masuk PPKM Level 3 yakni Kabupaten Sambas, Mempawah, Sanggau, Ketapang, Sekadau, Kubu Raya, Pontianak, dan Singkawang.

Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan pembatasan aktivitas masyarakat di tiap daerah akan tergantung pada level PPKM tersebut. “Misalnya PPKM Level 3, berarti kegiatan atau kafe dan lainnya sampai jam 21.00 WIB saja,” ujarnya

Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi, setiap hari pemda bersama TNI-Polri sampai kabupaten/kota, puskesmas terus melakukan pelayanan.

Hal itu disampaikan Sutarmidji usai mendengarkan arahan Presiden Republik Indonesia dalam Pelaksanaan Vaksinasi Lansia, Anak-Anak Usia 6-11 Tahun dan Lanjutan (Booster) di 34 Provinsi Seluruh Indonesia secara virtual di Hotel Qubu Resort, Kamis 17 Februari 2022.

“Hari ini (kemarin) kita sifatnya massal. Tapi kalau masyarakat ada yang mau vaksin setiap hari akan difasilitas oleh layanan kesehatan. Baik layanan kesehatan milik pemda, puskesmas, TNI maupun Polri semua ada,” ungkapnya.

Gubernur Sutarmidji menyampaikan kepada Presiden Jokowi, bahwa akhir Maret target vaksin dosis pertama di Kalbar sudah di atas 90 persen, dan vaksin dosis kedua ditargetkan sudah 70 persen.

“Nah capain vaksin ketiga itu tergantung. Melihat lagi capaian vaksin pertama itu lebih banyak menggunakan jenis vaksin apa. Kalau misalnya ada sebagian besar menggunakan AstraZeneca itu kan masanya lama. Lalu Jhonson hanya satu kali vaksin, jadi tergantung waktunya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, per kemarin vaksin Covid-19 yang tersedia masih ada satu jutaan untuk semua jenis vaksin. Menurutnya, vaksin ke depan pasti akan menjadi kebutuhan. Seperti di negara yang sudah membuka pembatasan, ia mengatakan negara tersebut disiplin dalam hal vaksinasi.

Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, agar tetap menaati protokol kesehatan, supaya terhindar dari virus Corona varian Omicron.

"Kita tahu bersama saat ini virus Omicron sudah ada di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Maka kita di daerah harus terus berhati-hati, dengan disiplin protokol kesehatan, dan mengikuti vaksinasi," ujarnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved