Khutbah Jumat Awal Tahun 2022 di Bulan Januari Tentang Mengisi Tahun 2022 Sebagai Hamba

Khutbah merupakan ajakan dan nasehat yang disampaikan oleh seorang khotib di atas mimbar dengan memegang sebuah tongkat.

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Kolase Tribunpontianak.co.id / sid
Khtubah Jumat Tahun 2022 Bulan Januari 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Memasuki awal tahun 2022 menjadi kesempatan yang baik bagi kita semua untuk meningkatkan ke taqwaan kita kepada Allah SWT.

Khutbah Jumat tahun 2022 menjadi moment sangat baik untuk mengingatkan umat untuk memanfaatkan waktu tahun ini sebaik mungkin.

Khutbah Jumat dilaksanakan sebelum pelaksanaan sholat Jumat bagi kaum Muslimin di seluruh dunia.

Khutbah merupakan ajakan dan nasehat yang disampaikan oleh seorang khotib di atas mimbar dengan memegang sebuah tongkat.

Isinya adalah untuk bertaqwa kepada Allah SWT, terutama di moment mengisi tahun 2022 dari apa-apa yang kurang maksimal di tahun 2021 lalu.

Berikut contoh materi khutbah jumat bisa dijadikan referensi tentang mengisi tahun 2022.

Materi Khutbah Jumat Terbaru Tahun 2022 Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua dan Syarat Khutbah !

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا، أَمَّا بَعْدُ:
أَيُّهَا النَّاسُ، اتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَقُوْمُوْا بِمَا أَوْجَبَ اللهُ عَلَيْكُمْ مِنْ حَقِّهِ وَحُقُوْقِ عِبَادِهِ

Segala puji hanyalah untuk Allah SWT yang memiliki kesempurnaan pada seluruh nama dan sifat-Nya.

Shalawat serta salam semoga selalu tercurah limpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya dan para sahabatnya dan kita sebagai ummatnya.

Aku bersaksi bahwasanya tidak ada yang berhak untuk diibadahi, kecuali hanya Allah SWT semata dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Marilah kita senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dengan menjalankan segara kewajiban dan menjauhi segala larangannya.

Sesungguh, kenikmatan yang kita dapatkan sangat banyak sehingga kita sendiri tidak akan mampu menghitung nikmat-nikmat tersebut.

Karena itulah, Allah Taala tidak memerintahkan kita untuk menghitung melainkan mensyukurinya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved