Polemik Beduk Raksasa di Singkawang, Tjhai Chui Mie Ajak Jaga Kerukunan

Mari jauhi kata-kata dan kalimat-kalimat yang bernuansa provokasi. Mari kita buat yang terbaik untuk Kota Singkawang yang kita cintai ini

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Rizki Kurnia
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Pemindahan beduk raksasa di Kota Singkawang, Kalimantan Barat sempat menjadi polemik di masyarakat lantaran diletakan di atas lapangan terbuka.

Namun, polemik tersebut dengan cepat diredam, setelah Plt Ketua DPD POM Kota Singkawang memberikan klarifikasinya, terkait alasan dipindahkannya beduk tersebut.

Menanggapi polemik yang sempat terjadi ini, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengajak agar seluruh masyarakat dapat menjaga kerukunan dan menjaga predikat kota tertoleran di Kota Singkawang.

"Mari jauhi kata-kata dan kalimat-kalimat yang bernuansa provokasi. Mari kita buat yang terbaik untuk Kota Singkawang yang kita cintai ini, demi masyarakat kita sendiri," pinta Tjhai Chui Mie, Minggu 23 Januari 2022.

Polemik Beduk Raksasa, Plt POM Singkawang Beri Penjelasan

Meski beduk raksasa sebagai hiasan Ramadan dan Idul Fitri tahun 2021 tersebut telah dipindahkan, namun Tjhai Chui Mie telah menginstruksikan jajarannya untuk segera membentuk Panitia Ramadan persiapan menghias kembali Kota Singkawang menjelang Ramadan dan Idul Fitri mendatang.

"Saya sudah instruksikan, untuk menyambut bulan suci Ramadan dan Idul Fitri, segera bentuk panitia dan buat konsep untuk menghias Kota kita menyambut bulan suci Ramadan itu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Plt Ketua DPD POM Kota Singkawang, Indiarto mengklarifikasi terkait pemindahan beduk raksasa milik DPD POM Singkawang tersebut.

Ia mengatakan pemindahan beduk tersebut merupakan inisiasi mereka sendiri. Karena menurutnya, pembuatan beduk raksasa tersebut juga dibuat oleh DPD POM Singkawang saat menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2021, dengan dana swadaya masyarakat tanpa bantuan Pemerintah.

"Betul (inisiasi pemindahan). Kami dari POM menginisiasi pembuatan beduk untuk menyambut Ramadan dan Idul Fitri tahun 2021 dengan dana swadaya masyarakat tanpa bantuan Pemerintah," ujar Indiarto.

Selain itu, Indiarto menjelaskan, ditempatkannya beduk di lahan kosong tersebut hanyalah untuk sementara.

"Untuk pelatakan beduk di belakang Bank Mandiri memang untuk sementara saja," ujarnya.

Ia berencana untuk memindahkan beduk raksasa tersebut ke Sekretariat DPD POM Singkawang.

Namun, akibat akses jalan yang tidak memungkinkan, pihaknya kemudian memutuskan untuk meletakan beduk di lahan kosong di belakang Bank Mandiri Singkawang. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved