Breaking News:

Persiapan KPU Kota Pontianak Menghadapi Tahapan Pemilu 2024

“Yang kami lakukan saat ini, memuktahirkan data pemilih berkelanjutan yang sudah di tetapkan oleh KPRI, ini yang pertama. Yang kedua, undang-undang pe

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD LUTHFI
Ketua Komisi Pemilikah Umum (KPU), Kota Pontianak, Deni Nuliadi, saat di temui di kantornya, Jl. Johar Kota Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi Pemilikah Umum (KPU), Kota Pontianak, Deni Nuliadi, menyampaikan persiapan KPU kota Pontianak untuk menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, dengan menyelesaikan masalah yang sudah di identifikasi dari Pemilu sebelumnya.

“Pasca tahapan pemilu, kami melakukan evaluasi-evaluasi terkait pelaksanaan pemilu yang lalu, untuk melihat bagaimana, letak-letak persoalan yang muncul, kemudian apa yang perlu di antisipasi,” jelasnya, Jumat, 14 Januari 2022.

“Nah sekarang ini, masa untuk menghadapi fase tahapan pemilu, kita mencoba menyelesaikan permasalahan yang sudah kita identifikasi, saat kita melakukan evaluasi dari tahapan pemilu yang lalu,” ucapnya.

Ia menambahkan, ada tiga identifikasi masalah, yang akan di selesaikan, satu di antaranya memuktahirkan data pemilih berkelanjutan.

“Yang kami lakukan saat ini, memuktahirkan data pemilih berkelanjutan yang sudah di tetapkan oleh KPRI, ini yang pertama. Yang kedua, undang-undang pemilu memang tidak berubah, tetap menggunaan uu no.7 2017,” katanya.

Pemkot Pontianak Akan Tingkatkan Penataan Kawasan Pusat Kuliner di Jalan Letkol Sugiono

“Sama dengan pemilu 2019 yang lalu, namun kita tahu sendiri, pada tahun 2019 yang lalu banyak berita hoax yang beredar. KPU atau peserta pemilu dan sebagainya, kami banyak di serang dengan berita-berita hoax, yang tidak tahu siapa yang membuatnya,” ucapnya.

“Oleh karena itu, kita sekarang ini intens melakukan pendidikan kepada pemilih terkait masalah isu-isu kepemiluan dan demokrasi. Dengan berbagai metode, daring, luring, dan menggunakan media sosial,” ujarnya.

“Dan yang ketiga, kita juga melakukan penguatan kapasitas internal, dengan terus memperdalam terkait aturan-aturan, pemilu yang lalu. Kemudian menyampaikan catatan mengenai aturan tersebut, apabila ada kita temukan hal yang menganjal,” katanya.

Deni menuturkan, KPU menjalin komunikasi dengan para pihak, karena penyelengaraan Pemilu dilakukan secara gotong royong.

“Kita juga menjalin komunikasi, dengan para pihak, karena pemilu ini kan tidak mungkin hanya KPU yang melaksanakan Pemilu. Agenda pemilu ini kan mesti dilaksanakan bersama-sama, baik itu di Pemerintahan, dengan para pemilih masyarakat, maupun dengan peserta pemilunya, karena mereka merupakan mitra terdekat,” terangnya.

“Jadi, ini semua yang saat ini terus kita lakukan, sebagai ikhtiar kita, mudah-mudahan pemilu 2024 bisa lebih baik dari pemilu 2019,” pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved