Belasan Ribu Sertifikat Tanah Diterbitkan BPN Landak Selama Tahun 2021

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Landak Saumurdin menerangkan bahwa selama tahun 2021 di BPN Landak untuk kegiatan PTSL penerbitan hak atas tana

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Alfon Pardosi
Kepala BPN Landak Saumurdin 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Landak Saumurdin menerangkan bahwa selama tahun 2021 di BPN Landak untuk kegiatan PTSL penerbitan hak atas tanah berjumlah 10.662 bidang dari 18 Desa.

Kemudian ada juga K4 yaitu perbaikan data pemetaan di lapangan sebanyak 335 bidang. Selanjutnya pengukuran untuk penerbitan PBT PTSL berjumlah 2.303 yakni di Desa Ambarang, Desa Kuala Behe, dan Desa Pawis Hilir. Serta ada 1000 bidang penerbitan PBT di Desa Keranji Mancal.

Berikutnya ada pengukuran bidang tanah melalui PTSL, tetapi dilaksanakan oleh pihak ketiga yakni vendor Kementrian ATR BPN dengan PT Prasta. Dimana PT Prasta yang melakukan pengukuran lapangan untuk di 3 Kecamatan yang ditetapkan oleh Kanwil.

Yaitu Kecamatan Mandor, Kecamatan Mempawah Hulu, dan Kecamatan Sengah Temila, dengan jumlah desanya 32 Desa, dari yang ditergetkan pengukurannya 47.571 bidang.

Tingkatkan Capaian Vaksinasi, Pemerintah Kabupaten Landak Buka Gerai Vaksin di Disdukcapil

"Meski sebenarnya ada 50 ribu bidang, mengingat K4 perbaikan sertifikat yang sudah diterbitkan tahun-tahun sebelumnya juga ada perbaikan yaitu berjumlah 1.862 bidang," ujar Saumurdin kepada Tribun pada Senin 10 Januari 2022.

Disampaikannya, sehingga jumlah kegiatan sepanjang tahun 2021 memang banyak, hanya memang sebagian dibantu oleh pihak ketiga untuk pengukurannya. Pelaksana pengukuran yang dilaksanakan pihak ketiga ini anggarannya adalah dari bantuan Bank Dunia.

"Kami di Kantor Pertanahan Landak kontrol kualitas saja, selain memang ada pihak ketiga yang khusus untuk kontrol kualitas juga, tapi didampinggi dari Kantor BPN Landak," jelasnya.

Kemudian kegiatan lainnya di tahun 2021, yaitu pensertifikatan resdistribusi tanah yang objeknya berasal dari pelepasan HGU. Yakni HGU PT SMS dan PT MAK yang lokasinya di 3 Kecamatan yakni Sengah Temila, Mandor, dan Sebangki, dengan 12 Desa. 

"Target pensertifikatan redistribusi tanah berjumlah 3.048 bidang, itu sudah kita terbitkan semua sertifikatnya. Kemudian sertifikat PTSL yang berjumlah 10.662 bidang juga sudah diterbitkan sertifikatnya. Jadi itulah semua kegiatan kita hingga bulan Desember 2021," ungkap Saumurdin. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Landak]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved