Breaking News:

Diskes Kalbar Sebut 18 Sampel Pekerja Migran Probable Omicron Belum Ditemukan Hasil Positif Omciron

Apabila hasil nya probable (kemungkinan) omicron. Maka selanjutnya sampel tersebut dikirim ke Jakarta untuk dilakukan WGS (Whole Genom Sequencing).

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Anggita Putri
Kadiskes Kalbar, Harisson saat ditemui di Ruang Kerjanya, Senin 13 Desember 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berupaya untuk melakukan pencegahan terhadap varian virus Omicron dengan memperketat jalur masuk ke Kalbar. 

Jalur masuk Kalbar yang terus dijaga ketat mulai dari Bandara, PLBN Kalbar, dan Jalur Laut. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan sejauh ini yang perlu diwaspadai adalah PMI yang masuk dari PLBN maupun jalan tikus dari Perbatasan Kalbar. 

“PMI yang masuk di PLBN tetap kita lakukan pemeriksaan PCR. Kalau hasil negatif mereka dilakukan karantina selama 10 hari.

Karena walaupun hasil negatif dikhawatirkan PMI tersebut masih dalam masa inkubasi sehingga hasil masih negatif,”ujar Harisson kepada Tribun Pontianak, Minggu 9 Januari 2021.

Selanjutnya pada hari ke 9 karantina mereka (PMI) akan kembali di PCR lagi. Kalau negatif barulah boleh melanjutkan perjalanan. Namun apabila positif mereka akan dilakukan isolasi selama 14 hari. 

“Bagi PMI yang hasil PCR nya Positif disamping mereka di isolasi, sampel swabs mereka juga dilakukan pemeriksaan SGTF oleh Laboratorium RS Untan untuk mengetahui kemungkinan Omicron atau tidak,”jelasnya

Apabila hasil nya probable (kemungkinan) omicron. Maka selanjutnya sampel tersebut dikirim ke Jakarta untuk dilakukan WGS (Whole Genom Sequencing).

Sampai saat ini, Harisson katakan sudah ada 18 sampel dengan hasil probable omicron yang berasal dari PMI yang masuk melalui PLBN. 

Namun sampel tersebut setelah dikirim ke Jakarta hasilnya masih merupakan varian delta, dan negatif omicron. (*)

[Update Informasi Seputar Kota Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved