Breaking News:

Martin Rantan Minta Satpol PP Razia ASN yang Nongkrong Saat Jam Kerja

Bupati Kabupaten Ketapang Martin Rantan mengimbau agar tidak ada lagi pegawai yang memakai seragam dinas untuk menjemput anaknya pulang sekolah

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Prokopim Setda Ketapang
Bupati Ketapang Martin Rantan Saat Memimpin Apel Pertama di Tahun 2022 yang Dilaksana di Halaman Kantor Bupati Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Bupati Kabupaten Ketapang Martin Rantan mengimbau agar tidak ada lagi pegawai yang memakai seragam dinas untuk menjemput anaknya pulang sekolah, baik pada jam istirahat maupun pada saat jam kerja.

Hal itu disampaikan Martin saat memimpin apel di awal tahun 2022, Senin 3 Januari 2022. Apel dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Ketapang dan diikuti pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.

“Saya minta kepada Satpol PP untuk melakukan razia ASN di tempat nongkrong atau warung kopi pada saat jam kerja. Catat dan laporkan apabila ada kedapatan ASN yang nongkrong di warung kopi pada saat jam kerja,” tegas Martin.

Bertabrakan dengan Truk Fuso, Pengendara Sepeda Motor di Ketapang Meninggal Dunia

Dalam apel tersebut, Martin menyapaikan arahan dan pembinaan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang.

“Semoga di tahun 2022 ini kita dapat meningkatkan kinerja dalam rangka pelayanan publik. Pelayanan publik memiliki arti yang sangat luas, baik pelayanan administrasi yang bersifat surat menyurat, kegiatan program proyek fisik maupun non fisik, dan tata cara kita melayani masyarakat,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Ketapang itu juga meminta kepada seluruh kepala OPD maupun seluruh ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang agar meningkatankan kedispilinan, menghormati atasan atau pimpinan, dan juga dalam hal kinerja ASN.

“Demikian juga dengan hasil bukti kerja akan dilihat hasil bukti kerjanya,” jelasnya.

Bupati dua periode itu menambahkan, di awal tahun ini akan dilakukan pelantikan eselon II hasil job-fit atau hasil open bidding dan diikuti pelantikan pejabat eleson III, eselon IV dan fungsional.

Pegawai diminta untuk tidak mengabaikan program yang memiliki skala prioritas.

“Saya akan menidak tegas apabila sekali-kali mengabaikan program prioritas,” cetusnya.

Sebagai wujud pemerataan ASN, Martin akan lakukan cuci gudang terkait penumpukan pegawai di perkotaan.

Hal ini dilakukan sebagai peningkatan pelayanan di daerah-daerah kecamatan, khususnya di daerah pedalaman.

"Pemerataan pegawai ini akan dilakukan terhadap tenaga medis dan tenaga pendidik," pungkasnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Ketapang]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved