Breaking News:

Pola Hidup Sehat

Yusimox Amoxicillin Trihydrate Obat Apa ? Ini Dosis untuk Anak-anak dan Dewasa

Memiliki kandungan utama berupa amoxicillin yang mampu menghambat pembentukan dinding sel bakteri, sehingga bakteri gagal berkembang dalam tubuh.

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Obat Yusimox Amoxicillin Trihydrate. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Yusimox Amoxicillin Trihydrate adalah obat antibiotik yang digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan bagian atas dan bawah, infeksi saluran kemih, saluran cerna, hingga infeksi pada kulit dan jaringan lunak.

Memiliki kandungan utama berupa amoxicillin yang mampu menghambat pembentukan dinding sel bakteri, sehingga bakteri gagal berkembang dalam tubuh.

Penggunaan obat Yusimox mungkin dapat menimbulkan efek samping pada saluran cerna, seperti mual, muntah, dan diare.

Selain itu, dapat timbul reaksi alergi seperti ruam dan gatal-gatal.

Jika Anda merasakan efek samping yang menetap atau bahkan memburuk, segera berkonsultasilah kepada dokter.

Metformin Obat Apa? Ini Efek Samping Obat Metformin dan Dosis Aturan Pakai

Penggunaan Yusimox harus didasari resep dokter.

Hal ini karena antibiotik termasuk dalam golongan obat keras dan tidak boleh digunakan sembarangan.

Dosis Yusimox pun harus disesuaikan dengan kondisi tiap individu.

Akan tetapi, secara umum penggunaan Yusimox adalah sebagai berikut:

  • Dewasa dan anak >20 kg: 250-500 mg, tiap 8 jam.
  • Anak-anak dengan berat badan >20 kg: 20-40 mg/kg BB/hari dalam dosis terbagi, tiap 8 jam.
  • Gonokokus uretritis: 3 gram, sebagai dosis tunggal.
  • Pada penderita gangguan ginjal, perlu dilakukan pengurangan dosis.
  • Penderita yang menjalani dialisis peritoneal, dosis maksimum yang dianjurkan adalah 500 mg sehari.

Cara Menghilangkan Kolesterol di Leher Tanpa Minum Obat, Ini 10 Makanan untuk Menurunkan Kolesterol

Ada beberapa obat yang tidak disarankan dikonsumsi bersama Yusimox.

Deretan obat itu antara lain:

  • Probenesid, Allopurinol
  • Antibiotik kloramfenikol, eritromisin, tetrasiklin.
  • Obat pengencer darah seperti warfarin
  • Metotreksat
  • Pil KB

Beritahukan kepada dokter bila Anda sedang mengonsumsi obat lain, baik itu obat resep maupun bukan resep, obat herbal, maupun suplemen. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved