Anak Berusia 14 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas Sintang Ditemukan Meninggal Dunia

Saat kejadian, Ahda tidak ikut mandi dia berada di daratan, membantu kemas-kemas barang. Dia terkejut ketika terdengar suara teriakan dari arah sungai

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
Sejumlah warga terjun ke sungai membantu evakuasi korban tenggelam yang ditemukan di dasar sungai kapuas, Kecamatan Sintang. AP, ditemukan tak bernyawa di dasar sungai kapuas sekitar pukul 13.23 wib. Korban tenggelam sekitar pukul 11.30 wib saat mandi bersama 3 rekannya usai kerja bhakti. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Seorang anak berusia 14 tahun meninggal dunia akibat tenggelam di Sungai Kapuas, tepatnya di Kelurahan Menyumbung Tengah, Kecamatan Sintang, Kalimantan Barat, Senin 3 Januari 2022.

AP, ditemukan tak bernyawa di dasar sungai kapuas sekitar pukul 13.23 wib. Korban tenggelam sekitar pukul 11.30 wib saat mandi bersama 3 rekannya usai kerja bhakti.

"Kejadian sekitar pukul 11.30, pas adzan dzuhur," kata Ahda Sabila, rekan korban.

Saat kejadian, Ahda tidak ikut mandi. Dia berada di daratan, membantu kemas-kemas barang. Dia terkejut ketika terdengar suara teriakan dari arah sungai.

58 Personel Polres Sintang Naik Pangkat, Kapolres Pesan Jangan Sia-siakan Keluarga

"Saat kejadian saya lagi di atas, ambil dan angkat barang, terus teman-teman di sungai yang mandi bareng dia itu teriak, Di situ baru kita tahu, kalau anak ini hilang tenggelam," ungkapnya.

Ahda dan warga setempat lalu bergegas menuju sungai dan langsung terjun mencari keberadaan AP. Lebih dari satu jam, upaya pencarian tak membuahkan hasil.

"Ada 3 orang kawanya mandi bareng. Setelah dengar teriakan, kita langsung terjun kita cari di area dia tenggelam. Kami ndak tau anak ini tenggelam, dia mandi, itu nyelam ke dasar, abis itu timbul sebentar terus hilang. Dia bisa berenang," ujar Ahda.

Sejumlah warga tampak memadati area lokasi tenggelamnya AP. Beberapa warga juga berusaha membantu menyelam ke dasar sungai untuk mencari keberadaan AP.

Tubuh AP baru berhasil ditemukan oleh Ikram di dasar sungai.

"Posisinya tengkurap di dasar sungai sekitar 4 meter. Setelah itu saya langsung ambil tangannya bawa ke permukaan. Saya cuma satu kali nyelam langsung ketemu, yang lain udah nyelam ndak dapat," katanya.

Ikram teriak saat muncul ke permukaan. Warga yang melihat langsung terjun membantu membawa tubuh AP naik ke daratan. Nyawanya tak tertolong. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved