Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Landak Sidak Pasar Ngabang
Sekda Landak mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan guna memastikan kesetersediaan pangan serta untuk memantau harga sembako menjelang perayaan natal
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Landak, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap puluhan pedagang di Pasar Ngabang pada Selasa 14 Desember 2021 pagi.
Kegiatan yang diawali dengan apel persiapan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Landak Vinsensius, dihadiri Kasatpol-PP, Kepala Dinas Kumindag, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Kesehatan serta anggota tim monitoring.
Dalam arahannya, Sekda Landak mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan guna memastikan kesetersediaan pangan serta untuk memantau harga sembako menjelang perayaan hari natal.
"Hari ini kita akan melakukan aksi turun lapangan dalam rangka monitoring, pengawasan sembako dan pangan. Pengawasan ini perlu dilakukan mengingat biasanya menjelang hari raya Natal terjadi peningkatan harga sembako disekitar kota Ngabang, oleh sebab itu untuk memastikan stok pangan aman serta harga tetap stabil maka diperlukan pemantauan," ujar Sekda Landak.
• Harumkan Kabupaten Landak, Satu Prajurit Armed 16 Ngabang Raih Medali Emas Kejuaraan Sambo
Sementara itu Kadis Diskumindag, Rosalia Elisabet mengatakan bahwa harga cenderung stabil meski ada beberapa jenis pangan yang mengalami peningkatan harga, hal ini dikatakannya berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan.
"Sidak mulai jam 08.00 WIB sampai jam 10.30 WIB, yang kami sidak tadi itu adalah harga dan stok barang di Pasar Jati, Pasar Tengah, Wilayah Terminal, Pasar Tradisional. Berdasarkan hasil sidak ditemukan harga bahan pokok dan penting (Bapokting) yang mengalami peningkatan harga yakni minyak goreng dan cabai sedangkan pangan lainnya cenderung stabil," terang Kadis Kumindag.
Selain itu Rosalia juga menambahkan selama melakukan pemantauan bahan pangan, pihaknya tak jarang menemukan pangan yang sudah kadaluarsa serta tidak layak jual.
"Dari hasil rekapan dan laporan tim di lapangan, kita juga masih menemukan beberapa toko yang masih memajang barang dengan kondisi tidak layak jual misalnya bentuknya rusak hingga barang yang sudah kadaluarsa," jelasnya.
"Untuk hal ini bagi barang yang sudah kadaluarsa kita lakukan penyitaan serta jika ditemui barang kondisi rusak maka kita minta pemilik toko supaya memisahkan barang tersebut dari barang lainnya dan disarankan untuk diretur," ungkapnya.
Seperti diketahui berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Diskumindag Kabupaten Landak, berikut bahan pangan yang harganya cenderung stabil serta bahan pangan yang mengalami kenaikan harga dalam 12 hari terakhir. (*)
(Simak berita terbaru dari Landak)
Bahan Pangan dengan Harga Rata-Rata Stabil
1. Beras Premium merk Tupai Madu : Rp. 13.500/Kg
2. Minyak goreng curah : Rp. 20.000/Kg
3. Daging sapi murni : Rp. 150.000
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/humas-pemda-landak-1215.jpg)