Bupati Melawi Resmikan 'Ngonang Melawi' Pusat Oleh-oleh Daerah
Bupati Melawi, H Dadi Sunarya Usfa Yursa meresmikan “Ngonang Melawi” yang merupakan pusat oleh-oleh daerah.
Penulis: David Nurfianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Bupati Melawi, H Dadi Sunarya Usfa Yursa meresmikan “Ngonang Melawi” yang merupakan pusat oleh-oleh daerah.
Ngonang melawi yang memiliki arti rindu melawi. Dimana nantinya ketika para pengunjung yang mampir di Melawi, bisa membawa oleh-oleh khas Melawi dan selalu rindu dikabupaten tersebut.
Selain itu, Ngonang Melawi merupakan wadah untuk menampung dan memasarkan produk-produk unggulan yang dihasilkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Melawi.
• Apresiasi Turnamen Catur Percasi Melawi, Suarli : Tingkatkan Minat dan Prestasi Atlet Catur
Kegiatan peresmian yang begitu meriah dan mengedepankan protokol kesehatan, ditambah lagi dengan didirikannya stan-stan yang berisi produk-produk hasil karya putra-putri Melawi dan adanya alunan musik lokal, membuat Bupati dan seluruh undangan merasa terhibur.
Kepala Dekranasda Melawi, Raisya Sabrina Dadi mengatakan bahwa Ngonang melawi adalah suatu wadah untuk masyarakat yang memiliki kreativitas dan mempunyai produk untuk dipasarkan.
"Ini wadah masyarakat yang memiliki kreativitas dan mempunyai produk untuk dipasarkan. Sehingga Masyarakat dan para tamu luar tidak bingung lagi mencari oleh-oleh,” ujarnya. Senin 13 Desember 2021
Kedepan, Raisya menuturkan Dekranasda Melawi akan meningkatkan SDMnya dengan mengadakan pelatihan-pelatihan.
"Supaya produk-produk yang di pasarkan akan lebih baik dan bisa menjadi produk unggulan," ungkapnya.
Ditempat sama, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Melawi Daniel menyambut baik dalam kegiatan hari ini.
"Kita sambut baik karena keterpaduan UMKM dengan berbagai sektor bisa membantu perekonomian kedepan," kata Daniel.
Untuk itu, Daniel berharap dengan kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat para pelaku UMKM dan pada masyarakat Melawi bisa menerima kehadiran produk-produk kita sendiri.
“Strategi pemasaran UMKM memang belum terlalu besar, tetapi prinsip nya kita berharap UMKM bisa membuat produk ciri khas kita, dan ketika ada tamu dari luar, ada yang dibawanya sebagai kenang-kenangan,” pungkasnya. (*)
[Update informasi Seputar Kabupaten Melawi]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bupati-melawi-h-dadi-sunarya-usfa-yursa-sdf-sdf.jpg)