10 Universitas Terbaik Indonesia yang Masuk Daftar Peringkat 1.000 Terbaik Dunia ! UGM Masuk
Dengan menggunakan metodologi itu, ada 10 universitas di Indonesia yang masuk daftar 1.000 universitas terbaik dunia.
Universitas Bina Nusantara, Universitas Diponegoro, dan Telkom University
Di urutan kedelapan ada tiga perguruan tinggi Indonesia yang memiliki posisi serupa, yakni Binus, Undip, dan Telkom University.
Ketiganya ada di posisi antara 1.001-1.200 dunia.
Daftar peringkat selengkapnya dapat dilihat melalui tautan link berikut ini.
• Jadwal SNMPTN 2022 Terbaru Diumumkan LTMPT ! Cek Syarat Daftar SNMPTN 2022
Metodologi dan parameter penilaian
Lembaga QS Top University Rankings kembali membuat penilaian untuk mengurutkan perguruan tinggi-perguruan tinggi terbaik di dunia versi mereka.
Berdasarkan informasi di laman QS World University Rankings, metode penilaian menggunakan enam kriteria sebagai berikut:
1. Reputasi akademik (40 persen)
Mendapat persentase penilaian tertinggi, reputasi akademik dianggap sebagai metode yang paling baik untuk mengukur kualitas perguruan tinggi di dunia.
QS WUR melibatkan pendapat dari 130.000 ahli di perguruan tinggi-perguruan tinggi dunia untuk mengetahui bagaimana kualitas pengajaran dan penelitian di kampus-kampus dunia.
2. Reputasi tempat kerja alumni (10 persen)
Universitas dinilai jadi salah satu tempat untuk mempersiapkan seseorang sebelum memasuki dunia kerja.
Indikator penilaian kedua adalah dilihat dari ke lembaga pemberi kerja dengan kualitas seperti apa para lulusan sebuah perguruan tinggi memulai kariernya.
3. Rasio fakultas/mahasiswa (20 persen)
Indikator yang satu ini digunakan untuk menghitung seberapa tinggi kualitas pengajaran di satu perguruan tinggi.
Cara mengukurnya adalah dengan membandingkan jumlah tenaga pendidik dengan jumlah mahasiswa yang ada.
Dari perbandingan itu dapat dilihat, seberapa tinggi akses seorang mahasiswa mendapatkan ilmu atau layanan yang ia butuhkan.
4. Sitasi per fakultas (20 persen)
QS WUR menghitung jumlah publikasi yang diterbitkan oleh sebuah perguruan tinggi selama 5 tahun terakhir (2015-2019) dan kutipan dari enam tahun terakhir (2016).
Penilaian ini untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat penyebaran makalah yang dibuat.
5. Rasio fakultas internasional (5 persen)
Indikator ini menilai daya tarik atau fasilitas yang dimiliki sebuah perguruan tinggi untuk menarik minat mahasiswa internasional.
Dengan demikian, diketahui fakultas dan perguruan tinggi tersebut memiliki kelas di tingkat global.
6. Rasio mahasiswa internasional (5 persen)
Hasil pemeringkatan yang dilakukan kali ini merupakan yang terbesar di antara pemeringkatan-pemeringkatan yang pernah QS WUR lakukan sebelumnya.
Hal itu karena ada 1.300 perguruan tinggi di seluruh dunia yang mereka masukkan dalam daftar penilaian.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ugm-123.jpg)