Breaking News

Wali Kota Pontianak Harap Warga Waspada Air Pasang Tinggi dan Cuaca Ekstrem

Edi menerangkan, bahwa pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut seperti sudah siaga 24 oleh BPBD dan semua unsur sudah juga sudah siap.

Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat diwawancara. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap agar warga waspada terhadap air pasang tinggi dan cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan badai atau angin kencang.

Berdasarkan data BMKG air pasang maksimum akan terjadi hingga 12 Desember 2021 kemudian pada 25 Desember selama empat hari.

"Kita berharap masyarakat waspada, karena di bulan Desember-Januari ini kita harus antisipasi selain air pasang, hujan lebat dan badai atau angin yang menyebabkan gelombang tinggi, ini yang harus kita waspadai," ujarnya, Kamis 9 Desember 2021.

Edi menerangkan, bahwa pihaknya sudah mengantisipasi hal tersebut seperti sudah siaga 24 oleh BPBD dan semua unsur sudah juga sudah siap.

3 Rumah di Pontianak Utara Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan Ungkap untuk Penyabab Kebakaran

Sehingga pemerintah Kota Pontianak, kata Edi, sudah memitigasi kawasan yang terdampak, seperti yang sangat rentan yaitu di pinggiran sungai Kapuas.

"Kita juga sudah menyiapkan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," katanya.

Menurut Edi, Kota Pontianak yang berada di dataran rendah ini memang sejak tahun 1990 an sering terjadi genangan banjir.

Namun semakin padatnya penduduk sehingga kini dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat.

Dan banyak bangunan-bangunan yang rendah sehingga ketika terjadi air pasang tinggi bisa naik ke rumah warga.

Ditambah lagi dari faktor alam sehingga Kota Pontianak sangat rentan terhadap genangan banjir.

Jika dilihat dalam kondisi saluran air yang ada di Kota Pontianak, Wako Edi menerangkan, sudah baik walaupun masih ada beberapa yang perlu dilakukan pembenahan.

"Ini dibuktikan saat air pasang airnya cepat masuk ke dalam kota dan cepat surut," ujarnya.

"Sebenarnya warga kota ini sudah familiar dengan air pasang sudah sangat akrab jadi kalau ada air pasang rutin itu sudah menyatu," imbuhnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved