Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 9 Desember Santo Petrus Fourier
Petrus Fourier lahir pada tanggal 30 November 1565 desa Mirecourt, Lorraine, Kekaisaran Romawi Suci (saat ini menjadi wilayah negara Perancis).
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ia berupaya memperbaiki keadaan ini dengan memberi contoh hidup membiara yang kudus dan penuh disiplin.
Ia menjalani semua peraturan, tugas, dan kewajibannya dengan sempurna.
Banyak biarawan mendukung upaya Petrus, namun banyak pula yang membenci upaya pembaharuan yang dikerjakannya.
Selama dua tahun ia menjadi sasaran permusuhan dan penganiayaan oleh mereka yang membencinya.
Beberapa kali mereka berupaya membunuhnya, namun secara ajaib ia selalu lolos dari bahaya maut.
Petrus tetap memperlakukan para biarawan yang mencoba membunuhnya dengan penuh kasih.
Ia tetap tutup mulut, dan tidak pernah membawa persoalan ini kepada Abbas (pemimpin biara).
Pada tahun 1597 Petrus ditugaskan keluar biara untuk memimpin sebuah paroki yang sudah lama diterlantarkan dan terancam jatuh ketangan para Kalvinis.
Dengan perlahan Petrus berupaya membenahi paroki itu.
Kesederhanaan hidupnya dan kerendahan hatinya segera menggugah perhatian umat yang sudah lama diterlantarkan gereja.
Paroki yang hampir binasa itu kini kembali hidup.
Umat mulai kembali ke Gereja. Hari-hari Tuhan mulai dirayakan kembali dan umat kembali menerima pelayanan sakramen.
Pastor paroki Petrus Fourier terkenal saleh. Ia mempunyai Devosi yang mendalam pada Santa Maria Perawan yang Tak Bernoda.
Dalam hal ini umatnya turut pula meneladaninya.
Petrus juga sangat peduli pada kesejahteraan hidup umatnya.
Dengan bantuan para ahli keuangan, Petrus mendirikan Bank Umat yang meminjamkan modal usaha tanpa jaminan bagi umat di Parokinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/orang-kudus-katolik-9-desember-santo-petrus-fourier.jpg)