Mengapa Bayi Harus Menangis Setelah Lahir? Berikut Alasan Ilmiahnya

Dilansir dari First Cry Parenting, bayi menangis saat lahir memang dianggap sebagai situasi yang ideal dan menandakan bayi dalam kondisi baik.

KONTAN/Fransiskus Simbolon
ILUSTRASI - Tenaga kesehatan melakukan perawatan bayi baru lahir. 

Ketika bayi berada dalam kandungan, cairan ketuban menutupi kantong udara di dalam paru-paru, semua nutrisi dan suplai oksigen dialirkan ke tubuh secara langsung melalui tali pusat dan plasenta.

Karena struktur biologis inilah kebanyakan dokter akan menjepit plasenta anak saat lahir.

Begitu bayi merasakan bahwa tidak ada suplai oksigen dari sumber sebelumnya, dia akan mulai merangsang paru-paru untuk mulai berfungsi dalam bentuk tangisan.

Dalam perkembangan tubuh bayi, paru-paru merupakan organ terakhir yang disesuaikan.

Paru-paru bayi sendiri belum sempurna sampai akhir masa kehamilan. Saat persalinan terjadi, cairan mulai mengering dan ini mulai memungkinkan paru-paru untuk mulai melakukan fungsinya, dimulai dengan mengembang dan berkontraksi secara perlahan.

Apa itu Baby Led Weaning dan Kapan Waktu Tepat Mengenalkan Pada Bayi?

Namun, sejumlah kecil cairan dan lendir mungkin tetap ada di dalam paru-paru, saluran udara, lubang hidung, bahkan di mulut.

Oleh sebab itu, dokter perlu mengeluarkan dan membersihkannya agar bayi dapat bernapas. Tangisan tersebut merupakan upaya untuk mendorong semua cairan semua keluar.

Bayi yang baru lahir memiliki tangisan yang bervariasi, ada yang pelan bahkan ada pula yang kencang tergantung seberapa banyak cairan yang perlu dikeluarkan dari paru-paru.

Bahayakah bayi tidak menangis saat lahir?

Pada kondisi tertentu, misalnya saat bayi tidak menangis saat lahir, biasanya dokter yang merawat telah memiliki beberapa skenario untuk menanganinya.

Bayi yang tidak menangis segera setelah lahir belum tentu pertanda buruk. Sebab, banyak bayi lahir sehat dengan kondisi yang baik mungkin akan mulai menangis beberapa menit kemudian.

Para dokter akan menggunakan pompa hisap untuk membersihkan jalur pernapasan.

3 OBAT SARIAWAN di Apotik untuk Bayi Hingga Dewasa, 7 Obat Alami Sariawan Tanpa Efek Samping

Selain itu, metode klasik dengan memukul maupun memijit bayi secara hati-hati mungkin dilakukan sebagai upaya terakhir untuk membuat sedikit rasa sakit dan memicu anak untuk menangis dengan keras.

Jika semua metode tersebut tidak berhasil, maka bayi akan dipindahkan ke ICU dan diberikan tabung buatan digunakan untuk memasok oksigen ke tubuh.

Setelah dilahirkan, intensitas bayi akan menangis pun meningkat. Tangisan mereka bisa disebabkan karena rasa lapar, merasa tidak nyaman, lelah, hingga kesepian.

Untuk itu, Anda dapat memberikan pelukan hangat, memberikan ASI, serta mengganti popok bayi agar mereka dapat berhenti menangis dan merasa nyaman. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved