Kenapa Bendera Merah Putih Belum dapat Berkibar di Ajang AFF Cup 2020 ?

Hal itu dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Yunus Nusi.

Editor: Zulkifli
PSSI
ilustrasi Timnas - Skuad timnas saat menyanyikan lagu kebangsaan dalam ajang internasional beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kejuaraan olahraga tingkat internasional menjadi momentum atlet untuk memberi kebanggaan bagi bangsa dannegara , apalagi dengan torehan prestasi di tingkat Internasional.

Di sepak bola dalam pertandingan resmi atau kejuaraan internasional sebelum pertandingan akan digelar sesi menyanyikan lagu kebangsaan dan menampilkan bendera negara.

Namun pada ajang Piala AFF 2020 dipastikan tidak bisa mengibarkan bendera Merah Putih.

Indonesia masih dalam sanksi Lembaga Anti-Doping Dunia (WADA).

Daftar Pemain Timnas Indonesia vs Kamboja AFF Cup 2021 Lengkap Prediksi dan Link Streaming

Hal itu dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Yunus Nusi.

Sebagai gantinya, Indonesia akan menggunakan bendera dengan logo Garuda.

"(Saat timnas bertanding besok, bendera Merah Putih diganti bendera dengan) logo Garuda," ujar Yunus, saat dihubungi Kompas.com, Rabu 8 Desember 2021.

Timnas Indonesia tidak bisa memakai bendera Merah Putih pada Piala AFF 2020 sebagai buntut hukuman Lembaga Anti-Doping Dunia (WADA) kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI).

Akibat sanksi WADA

Terkait hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Jonni Madrizal mengakui bahwa bendera Merah Putih tidak bisa berkibar di Piala AFF 2021 buntut dari sanksi WADA.

Kendati demikian, Jonni menyebut, Pemerintah telah dan terus berupaya untuk menyelesaikan sanski tersebut.

"Ya kalau PSSI bilang demikian, ya begitu lah.

Cuman dari segi pemerintah, kami terus berupaya. Ini kan akibat dari sanksi WADA terhadap LADI, karena LADI itu adalah Lembaga Anti-Doping Indonesia, tentu dampaknya juga kepada negara," ujar Jonni, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu 8 Desember 2021.

Pihaknya memastikan, pemerintah akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan dan memproses permasalahan ini.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved