Breaking News:

Jingga Shooting Club, Latih Konsentrasi, Mental dan Tubuh Dengan Menembak

Luthfia Dharojati S, satu diantara anggota Jingga Shooting Club mengungkapkan bahwa menembak ibarat candu yang membuat terus ketagihan.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/File Najib Amrullah.
Sejumlah anggota Jingga Shooting Club' saat latihan menembak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menembak menggunakan senjata api mungkin terdengar ekstrem bagi besar orang, menembak identik dengan kekerasan dan hal mengerikan yang hanya dapat dilakukan oleh segelintir orang.

Senjata Api pun umumnya hanya digunakan oleh aparat penegak hukum yang sudah lulus berbagai tes.

Namun saat ini, seiring dengan berkembangnya zaman, kini menembak sudah menjadi cabang olah raga tersendiri, dan siapapun dapat mencoba untuk olah raga menembak, khususnya dengan menggunakan senjata api.

Kini, di Kota- Kota dan berbagai daerah di Indonesia sudah banyak muncul klub - klub atau komunitas olah raga menembak, yang merupakan wadah bagi orang yang memiliki hobi menembak.

RUMAH Tanpa Penghuni di Kelurahan Tambelan Sampit Pontianak Timur Terbakar

Di Kalimantan Barat, Jingga Shooting Club yang basecampnya berada di Batalyon Komando 465 Paskhas Brajamusti, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, dapat menjadi satu diantara komunitas tempat kalian belajar.

Letkol Pas Wisnu Budhi Saputro, Komandan Batalyon Komando 465 Paskhas Brajamusti yang juga merupakan Pembina di Jingga Shooting Club menyampaikan bahwa Jingga Shooting Club sudah terbentuk cukup lama, namun sejak beberapa waktu lalu Jingga Shooting Club lebih mengedepankan untuk mencari bakat dari kalangan masyarakat sipil.

Disadari oleh Letkol Pas Wisnu, saat ini di Kalimantan Barat sangat jarang atlet menembak baik pria dan wanita yang berasal dari kalangan sipil, oleh sebab itu sejak beberapa waktu lalu pihaknya aktif menjaring warga sipil yang memiliki minat dan bakat dalam olah raga menembak untuk dibina.

''dengan ini kami mengenalkan bahwa olah raga menembak ini bisa untuk siapa saja, tidak hanya untuk TNI / Polri, dan pada kenyataannya, Atlet yang dikirim untuk olimpiade dan kejuaraan dunia lainnya banyak dari kalangan sipil, itulah sebabnya kita saat ini lebih membuka diri bahwa menembak ini olah raga untuk semuanya,''tuturnya.

Banyak manfaat yang akan didapat dari olah raga menembak, Letkol Pas Wisnu mengungkapkan menembak tidak hanya sekedar olah raga yang berdiri dan lalu menembakkan senjata, namun ada sejumlah rangkaian latihan fisik yang rutin harus dilakukan.

Menembak merupakan olah raga yang membutuhkan konsentrasi tinggi, oleh sebab itu dalam proses menembak juga harus dituntut fisik yang prima dan kesiapan mental yang baik, dengan menembak maka konsentrasi seseorang akan lebih baik.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved