Breaking News:

Terjadi Fenomena Langka saat Venus, Saturnus, dan Jupiter Terlihat Sejajar di Langit 90 Tahun Sekali

Konjungsi tripel Venus, Saturnus, Jupiter adalah peristiwa langit, di mana Planet Venus, Saturnus dan Jupiter bersama-sama menempati satu garis bujur

SHUTTERSTOCK/Cristian Cestaro
Teleskop menangkap penampakan bulan, jupiter, dan saturnus. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Fenomena alam memang sering terjadi di langit dan antariksa.

Mulai malam ini sampai tiga hari ke depan, tiga planet tata surya kita yaitu Venus, Saturnus, dan Jupiter akan tampak sejajar jika dilihat dari Bumi. Ini adalah fenomena langit yang langka, sebab terjadi 90 tahun sekali.

Kesejajaran itu bisa terjadi dikarenakan, ketiga planet tersebut akan mengalami konjungsi tripel di langit senja Indonesia mulai tanggal 1-4 Desember 2021.

Konjungsi tripel Venus, Saturnus, Jupiter adalah peristiwa langit, di mana Planet Venus, Saturnus dan Jupiter bersama-sama menempati satu garis bujur ekliptika, meski sedikit berbeda dalam hal kedudukan garis lintang ekliptikanya.

7 Puncak Hujan Meteor Langit Desember 2021, Banyak Fenomena Super New Moon

Sehingga, ketiga planet ini akan terlihat berdekatan atau memiliki elongasi kecil secara astronomi.

Peneliti di Pusat Sains dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang mengatakan, fenomena ini menarik untuk dapat diamati karena tergolong langka.

Meskipun konjungsi itu bisa terjadi pada berbagai benda langit, baik itu planet-planet, bulan maupun bintang, tetapi fenomena konjungsi antara ketiga planet ini tidak sering terjadi, bisa disebut fenomena langit yang langkalangka karena konjungsi tripel yang menarik ini hanya terjadi 90 tahun sekali.

"Fenomena ini (konjungsi tripel Venus, Saturnus, Jupiter) terbilang cukup langka, terjadi setiap rata-rata 90 tahun sekali," kata Andi kepada Kompas.com, Sabtu1 Desember 2021.

Fenomena La Nina, BMKG Kalbar Sebut Curah Hujan Meningkat

Fenomena ini terakhir kali terjadi pada 31 Juli-23 Agustus 1922 dan 10 November-2 Desember 1842.

Berikutnya, fenomena langka konjungsi tripel ini akan terjadi kembali 90 tahun lagi, yakni pada 1 September-14 Oktober 2101, 25-31 Agustus 2180 dan 27 April-4 Mei 2260.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved