Breaking News:

Bupati Melawi Terima DIPA dan TKDD Tahun 2022

Selain itu Gubernur Kalbar juga menyerahkan penghargaan dengan katagori Penyerapan Dana Desa 100% kepada Pemerintah Daerah.

Penulis: David Nurfianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Humas Pemkab Melawi
PENYERAHAN : Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji didampingi Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Barat Imik Eko Putro saat menyerahkan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2022 kepada Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Kamis 02 Desember 2021 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa menerima langsung Penyerahan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2022.

Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji bersama, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Barat Imik Eko Putro di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalimantan Barat. Kamis 02 Desember 2021

Selain itu Gubernur Kalbar juga menyerahkan penghargaan dengan katagori Penyerapan Dana Desa 100% kepada Pemerintah Daerah.

Penyerapan Anggaran Optimal kepada Satuan Kerja Koordinator Tingkat Wilayah dan Penyerapan Anggaran Dekonsentrasi Optimal kepada Satuan Kerja Dinas Pemerintah Daerah.

Hanya ada 1 Kasus Covid-19, Diskes Melawi Akan Gencarkan Vaksinasi

Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) tahun 2022 ini, diserahkan langsung oleh Gubernur Kalbar kepada 10 Satuan Kerja kementrian / Lembaga.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat serta 14 Bupati dan Walikota se-Kalbar.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Barat Imik Eko Putro menyampaikan bahwa penyerahan DIPA dan TKDD ini dilangsungkan saat ini, guna mendukung penanganan Pandemi Covid 19, pemulihan ekonomi, dan berbagai prioritas pembangunan strategis pemerintah.

"Ini diberikan secepatnya, karena Presiden mengharapkan selama 3 tahun berturut - turut ini, bulan terjadi percepatan, karena uang ini harus segera dieksekusi, disitu ada kompisisi belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, bansos," jelasnya.

Imik Eko Putro juga menyampaikan penyerapan anggaran baru akan terlihat meningkat pada Triwulan 3 dan 4, oleh sebab itu diharapkan dengan adanya penyerahan awal, pihak - pihak penerima anggaran dapat menyiapkan berbagai keperluan administrasi secara baik.

"Demikian juga untuk instansi vertikal, jadi dengan harapan itu masnfaat yang dirasakan masyarakat dalam konteks optimalisasi Peningkatan Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Sarana - Sarana dasar bisa dipenuhi untuk masyarakat,'' ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji berharap dengan disegerakannya penyerahan DIPA dan TKDD ini, maka penyerapan anggaran semakin cepat, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dimasyarakat.

''Intinya harus ada percepatan penyerapan anggaran, itu saja intinya, supaya uang cepat beredar dimasayakat, pertumbuhan ekonomi bagus, perekonomian terus bergerak, transaksi - transaksi berjalan, akhirnya kan menambah kesejahteraan masyarakat,'' ujarnya.

Untuk itu, Midji meminta kepada para pihak penerima DIPA, penyerapan anggaran dapat terjadi pada setiap Triwulan dan tidak hanya fokus pada triwulan akhir.

''Saya tantang tahun ini sudah harus ditender untuk tahun depan, tender sekarang boleh untuk hal - hal yang besar ya, dan kemarin kan banjir tu, mebuler, pakaian anak sekolah, kemudian infrastruktur jalan, gedung - gedung sekolah itu perlu di percepat,'' pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Melawi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved