Mengenal Jenis Ular Hijau yang Gigit Polisi hingga Meninggal, Ada Kategori Berbisa Tinggi dan Tidak
Ternyata ular hijau memiliki banyak jenis dan ada yang masuk kategori ular berbisa tinggi bahkan juga ada yang tidak berbahaya.
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Baru-baru ini seorang anggota polisi dikabarkan meninggal dunia akibat gigitan ular hijau ekor merah.
Ternyata ular hijau memiliki banyak jenis dan ada yang masuk kategori ular berbisa tinggi bahkan juga ada yang tidak berbahaya.
Ular pada umumnya adalaha jenis hewan melata yang sebagian besar orang menganggap sebagai hewan yang berbahaya.
Tidak hanya di hutan, jenis reptil ini sering dijumpai di berbagai tempat, bahkan di perkotaan dan masuk ke dalam pekarangan rumah masyarakat.
Di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 350 lebih spesies ular.
• Fakta Polisi Meninggal Digigit Ular Berbisa - Terkaman Maut dengan Kondisi Badan dan Kepala Terputus
Namun yang dikategorikan sebagai ular berbisa tinggi tidak lebih dari 20%.
Nah, apakah kamu pernah melihat ular dengan ciri-ciri berwarna hijau?
Terdapat banyak macam ular yang berwarna hijau. Ada yang tingkat bisanya tinggi, sedang, maupun tidak berbisa.
Maka dari itu, kemampuan untuk mengenali jenis ular adalah mendasar yang dapat dilakukan agar kita tahu apakah ular tersebut berbisa atau tidak.
1. Ular Bangkai Laut (Trimeresurus Albolabris)
Ular ini memiliki ciri-ciri utama ekor berwarna merah.
Ular bangkai laut juga dikenal dengan sebutan viper hijau dan merupakan jenis ular berbisa tinggi dengan kandungan racun hemotoksin.
Ular ini umumnya akan ditemukan di sekitar pepohonan.
• Musim Penghujan! Cara Mengusir Ular Kobra Masuk Rumah dengan Cara Sederhana atau Bantuan Ahli
2. Ular Viper Timur (Trimeresurus insularis)
Ular ini memiliki penampilan yang hampir serupa dengan ular bangkai laut. Yang membedakan adalah warna mata yang merah kecoklatan.