JERMAN Usulkan Uni Eropa Sanksi Rusia ! Agresi Militer Kremlin ke Ukraina Jadi Penentu

Angela Merkel, yang akan segera turun tahta, juga berbicara melalui telepon dengan Presiden Ukraina Voldoymyr Zelenskiy.

Editor: Ishak
GREGOR FISCHER / DPA / DPA PICTURE-ALLIANCE VIA AFP
Kanselir Jerman Angela Markel saat berbincang dengan perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull beberapa waktu lalu 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jerman vs Rusia panas!

Terbaru, Kanselir Jerman Angela Merkel mendesak Uni Eropa untuk menyiapkan banyak sanksi terhadap Rusia

Permasalahan keamanan di dalam dan sekitar Ukraina timur atau di perbatasan Belarus-Polandia yang terus meningkat jadi biang kerok ketegangan sesama negara Eropa ini.

Berbicara pada konferensi pers bersama di Berlin mendampingi Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki hari Kamis 25 November 2021, Angela Merkel menilai Uni Eropa harus memiliki satu suara dalam masalah keamanan di sejumlah titik dekat Rusia. 

RUSIA Dituduh Terlibat Rencana Jahat Kudeta Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy Buka Rahasia Makar

"Setiap agresi lebih lanjut terhadap kedaulatan Ukraina akan membawa harga tinggi,"

"Meredakan situasi harus selalu menjadi pilihan yang lebih disukai," kata Angela Merkel, seperti dikutip dari laman Kontan.co.id yang merangkum laman Reuters, Sabtu 27 November 2021

Angela Merkel, yang akan segera turun tahta, juga berbicara melalui telepon dengan Presiden Ukraina Voldoymyr Zelenskiy.

AMERIKA Serikat Gandeng Estonia Gelar Latihan Perang, Rusia Kepanasan dan Semprot NATO

Dalam obrolan singkatnya, kedua pihak menyepakati perlunya tanggapan terkoordinasi terhadap ancaman dari Rusia.

Rusia dan Ukraina minggu ini sama-sama menggelar latihan militer, membuat suasana perbatasan semakin tegang.

Di saat yang bersamaan, Uni Eropa juga diserbu ribuan migran dari Timur Tengah dan beberapa titik lainnya.

Penumpukan migran terjadi di perbatasan timur Uni Eropa.

FAKTA Ivan Gunawan yang Pernah Mendekam di Penjara Rusia, Hingga Punya Nenek Kaya Raya

Polandia telah mengerahkan militer dan polisi ke perbatasan untuk mencegah kelompok migran menyeberang dari Belarusia.

Langkah tersebut dianggap bisa melindungi Uni Eropa dan Jerman dari gelombang besar migran.

Polandia juga mendesak Uni Eropa memberi sanksi kepada Belarusia

Di mana hal tersebut bermula atas munculnya gelombang migran asal Timur Tengah tersebut.

Kapal Perang China dan Rusia Melenggang di Selat Tsugaru, Jepang Waspada

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved