Breaking News:

Lawan Covid19

Kominfo Sebut Facebook Masih Jadi Media Penyebaran Terbanyak Seputar Hoaks Covid-19

Pemutusan akses dilakukan terhadap 1038 unggahan dan 156 unggahan lainnya sedang ditindaklanjuti.

Editor: Jamadin
Ilustrasi
Ilustras Facebook 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Dedy Permadi, juru Bicara Kementerian Kominfo mengungkapkan, sampai saat ini persebaran hoaks masih mengkhawatirkan. Hoaks dan disinformasi pun masih ditemukan di beragam media sosial.

Dijelaskannya, sejak Januari 2020 hingga 25 November 2021 telah mengidentifikasi beragam hoaks dan disinformasi.

Pertama, kata Dedy, hoaks tentang Covid-19 telah ditemukan sebanyak 1.999 isu hoaks pada Covid-19 pada 5.162 unggahan media sosial dengan persebaran terbanyak pada platform Facebook sejumlah 4.463 unggahan.

"Kini pemutusan akses telah dilakukan terhadap 5.031 unggahan hoaks Covid-19 dan 131 unggahan lainnya dan dalam proses tindak lanjut," kata Dedy dalam keterangan pers, Kamis 25 November 2021.

WADUH! Varian Baru Covid-19 yang Lebih Menular Kembali Ditemukan, Kini dari Afrika Selatan

Kedua, hoaks tentang vaksinasi Covid-19 telah ditemukan sebanyak 385 isu vaksinasi covid 19 pada 2.449 unggahan media sosial dengan persebaran terbanyak pada platform Facebook sejumlah 2.257 unggahan.

Kini, kata Dedy, pihaknya telah melakukan pemutus akses terhadap 2449 unggahan hoaks vaksinasi Covid-19.

Ketiga, lanjut Dedy, hoaks tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Telah ditemukan sebanyak ditemukan sebanyak 48 isu pada 1194 unggahan media sosial dengan persebaran terbanyak pada platform Facebook sejumlah 1176 unggahan.

Pemutusan akses dilakukan terhadap 1038 unggahan dan 156 unggahan lainnya sedang ditindaklanjuti.

"JIka dibandingkan dengan minggu lalu, maka di minggu ini pertambahan isu hoaks dan persebaran konten hoaks di sosial media tidak melebihi angka di minggu yang lalu," jelssnya.

[Update Berita Seputar Covid-19]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved