Breaking News:

PASCA BANJIR Diskes Sekadau Sebut Tidak Ada Faskes yang Mengalami Kerusakan Parah 

Pasca banjir, Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau sebut tidak ada fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan signifikan, Rabu 24 November 2021.

TRIBUNPONTIANAK/Dok CAMAT BELITANG, HERMANSYAH
Puskesmas Belitang saat terendam banjir beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pasca banjir, Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau sebut tidak ada fasilitas kesehatan yang mengalami kerusakan signifikan, Rabu 24 November 2021.

Banjir telah melanda Kabupaten Sekadau selama satu bulan sejak 23 Oktober hingga 23 November 2021. Banjir terparah diketahui berlangsung sejak akhir Oktober hingga awal November dan berangsur surut dipertengahan November.

Dampak banjir pun dirasakan berbagai bidang kehidupan, satu diantaranya adalah kesehatan masyarakat. Dimana sejumlah fasilitas kesehatan juga terendam air dan pelayanan kesehatan harus dialihkan ke tempat yang lebih aman.

Seperti halnya yang dialami Puskesmas Belitang dan Poskesdes Tanjung.

Sebanyak 38 Sekolah Terdampak Banjir di Sekadau, Perpustakaan dan Buku Ikut Terendam

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, Henry Alpius mengatakan meskipun dua faskes itu sempat terendam banjir namun tidak ada kerusakan yang signifikan.

Hal itu dikarenakan banjir kali ini berasal dari luapan sungai Kapuas sehingga tidak menimbulkan hantaman air yang deras di permukaan yang bisa menyebabkan rusaknya suatu bangunan.

"Tidak ada fasilitas kesehatan yang rusak, karena banjir hanya menggenangi, sudah surut cuma belum bisa difungsikan karena harus dibersihkan dahulu," kata Henry Alpius.

Meski begitu dikatakan Henry, ada sejumlah obat-obatan dan alat medis sekali pakai yang terendam pada saat banjir. Untuk mengatasinya, obat-obatan dan alat medis tersebut akan didistribusikan kembali oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau kepada faskes yang membutuhkan.

"Alat-alat medis yang sifatnya barang habis pakai, itu nanti kita inventarisir dan kita suport kebutuhannya, begitu juga obat-obatan akan kita bantu," ungkapnya.

Paska banjir, faskes yang terendam itu saat ini sedang dibersihkan, sementara untuk pelayanan kesehatan dialihkan.  Selain itu Dinas Kesehatan juga masih memberikan pelayanan kesehatan secara door to door paska banjir hingga 31 November mendatang. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Sekadau]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved