Breaking News:

Potensi Energi Terbarukan di Balik Pesona Riam Merasap

Di Kalimantan Barat, PLTMH pertama kali yang dibangun adalah PLTMH Merasap di Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.

Penulis: Nina Soraya | Editor: Nina Soraya
TRIBUN PONTIANAK/NINA SORAYA
Pengunjung saat berada di lokasi wisata Riam Merasap Kecamatan Tujuh Belas Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat. Riam Merasap menjadi sumber energi untuk penggerak PLTMH Merasap sejak 2010 lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Kabupaten Bengkayang terletak sekitar 300 KM dari Pontianak, ibu kota Kalimantan Barat.

Kabupaten Bengkayang menyimpan begitu banyak destinasi wisata alam. Satu di antaranya adalah Riam.

Riam yang cukup terkenal di sina adalah Riam Merasap. Riam ini memiliki ketinggian 20 meter dan lebar 8 meter dengan curahan airnya yang terbentang layaknya sebuah tirai.

Dibalik keindahan riam tersebut, ternyata bisa menjadi sumber energi listrik.

PLN Gelontorkan Rp 100 Juta, Bantu Produksi Terasi di Sedau Makin Naik Daun

Lewat pembangkit listrik dengan mikrohidro menjadi sumber energi terbarukan dan tentu saja lebih ramah lingkungan.

Serta memiliki potensi untuk menggantikan bahan bakar fosil yang selama ini masih banyak dipakai. Apalagi potensinya sangat banyak di daerah Kalimantan Barat.

Apalagi saat ini pemerintah terus menggenjot penggunaan energi bersih.

Komitmen ini pun ditunjukkan dengan memasang target penambahan kapasitas pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) dengan target bauran sebesar 23 persen pada 2025 nanti.

Dukung Pemanfaatan Energi Bersih, SEC di Sambas Produksi Listrik dari Biogas

Satu di antara yang dapat dilakukan untuk mencapai bauran energi tersebut yakni dengan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

Di Kalimantan Barat, PLTMH pertama kali yang dibangun adalah PLTMH Merasap di Kecamatan Tujuh Belas, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.

Letaknya pun sangat dekat dengan lokasi wisata Riam Merasap Bengkayang

Pengoperasian dilakukan pada April 2010. Kala itu Bupati Bengkayang Jacobus Luna yang turut meresmikan langsung.

Founder Galeri Batik Singkawang Akui dengan Listrik Pembatik Makin Produktif

Supervisor Pengelolaan Unit Tersebar Sanggau Ledo ULP Bengkayang, Rahmad Mulyadi, menjelaskan PLTMH Merasap memiliki kapasitas daya 2x750 KW atau totalnya 1500 KW.

PLTMH Merasap ini bekerja dengan sistem sinkron ke Gardu Induk (GI) Bengkayang dan sejak 2020 pula sudah ikut memperkuat kelistrikan Sistem Khatulistiwa.

“Saat ini memang sedang ada pemiliharaan untuk unit 2, jadi yang beroperasi hanya unit 1 saja. Namun pengerjaan sudah 90 persen, artinya akan segera dioperasikan lagi secara optimal,” kata Rahmad Mulyadi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved