Citizen Reporter
Memori Ulang Tahun Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus: Pengalaman Membentuk Kita
Sekali waktu, 26 Desember 2017 lalu, Uskup Agustinus mengunjungi rutan kelas II B Bengkayang, saat itu masih nuansa natal, dimana banyak orang yang me
Begitu total ia melayani tanpa memandang siapa dan dari mana orang itu berasal.
Setiap orang memiliki kesempatan
Dalam homilinya Mgr Agustinus Agus mengatakan bahwa setiap orang membutuhkan kesempatan berbuat baik dimanapun ia berada dan dalam kondisi apapun ia berada.
"Kadang-kadang manusia terlalu muluk dengan apa yang sebetulnya bukan prioritas utama, sehingga apa yang diberikan dan diserahkan terkait dengan hidup merupakan bagian yang tidak terlepas dari moral hidup," kata Uskup Agus.
Uskup Agustinus juga menyatakan bahwa bagi mereka yang melakukan tindak kriminal dan bagi mereka yang terlanjur masuk dalam rumah tahanan, mau atau tidak ia mesti menanggung masa hukuman yang sudah ditetapkan sesuai dengan ketentuan hukum.
"Dalam proses masa hukuman yang mereka jalani, tentunya ada perasaan yang sangat sulit untuk mereka terima," lanjut Uskup Agustinus
.
"Kebutuhan dan keperluan setiap orang memang berbeda," lanjut Uskup Agus, "karena perbedaan itulah setiap manusia memiliki kebebasan untuk mendapatkannya dan menggunakan kebebasan hidup itu tadi."
"Tetapi apa akibatnya bagi mereka yang tidak menggunakan kebebasan itu dengan sebaik mungkin? Tentu ada ganjarannya, lantas mereka yang sudah masuk dalam sel tahanan harus dicap sebagai kriminal bahkan lebih parahnya adalah sebagai sampah masyarakat?"
"Tentu tidak, mereka masuk dalam tahanan bukan juga sepenuhnya kesalahan mereka," kata Mgr Agustinus Agus.
Pengaruh lain diluar kontrol
Melihat kondisi narapidana saat itu, Mgr Agustinus Agus meneguhkan mereka dengan memberikan semangat hidup baru untuk memulai dan melakukan kebaikan untuk semua orang.
Uskup Agustinus juga melihat bahwa perbuatan mereka juga ada karena pengaruh lain yang tak terduga.
Menurutnya mungkin edukasi yang kurang, kesadaran pribadi, pengaruh lingkungan, kurangnya perhatian dan didikan orang tua, maupun keadaan ekonomi yang tidak memungkinkan membuat mereka terjerumus dalam hal yang tidak mereka inginkan.
Menutup Homilinya Uskup Agustinus Agus berdoa agar natal itu memberikan semangat baru bagi semua yang berkumpul.
Natal adalah kelahiran baru, lahir roh baru dan serba baru, jadi kasih Tuhan tidak terpengaruh oleh tembok, jarak dan waktu. Lakukanlah kebaikan, mulai sekarang dan jadikan dirimu terang, pesannya.
Uskup Agustinus Agus mengatakan dalam berkat penutupnya bunyinya demikian "setiap manusia pasti tidak terlepas dari masalah hidup, dan masalah itu jangan pernah kita lewatkan. Justru karean itu adalah sebuah pengalaman, dan karena Pengalaman itu-lah yang membentuk manusia."
Hari ini tepat pada 22 November 2021, Mgr Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak genap berumur 72 tahun.
Selamat ulang tahun Bapa Uskup Agustinus Agus, kami selalu mendoakan Bapa Uskup dalam tugas dan pelayanannya. (*)