Breaking News:

Kota Pontianak Siap Ikuti Kebijakan Pusat Terapkan PPKM Level 3

dalam rangka untuk mengantisipasi dan mencegah lonjakan kasus covid-19 saat menghadapi libur natal dan tahun baru (Nataru). 

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ROKIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono didampingi Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie saat diwawancara wartawan 

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, PONTIANAK -  Pemerintah pusat akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 pada 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 mendatang. 

Kebijakan tersebut diambil, dalam rangka untuk mengantisipasi dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 saat menghadapi libur natal dan tahun baru (Nataru). 

Kebijakan akan berlaku di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kalimantan Barat. 

Kemudian, Kota Pontianak yang merupakan ibukota provinsi Kalimantan Barat tentu menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lainnya.

Dalam hal ini, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, pada dasarnya kasus Covid-19 di Kota Pontianak saat ini sudah melandai dan terkendali, bahkan sudah sebagian wilayah di Kota Pontianak berada zona hijau. 

Namun jika pemerintah pusat menerapkan PPKM level 3, Pemerintah Kota Pontianak akan mengikutinya.

Aturan PPKM Level 3 Terbaru Berlaku Mulai 24 Desember 2021 ! Sampai Kapan PPKM Natal dan Tahun Baru?

"Biasanya PPKM itu dalam penerapannya ada Inmendagri. Makin tinggi levelnya, maka semakin ketat aturannya. Misalnya kalau jika diterapkan level 3, kita tidak bisa menolak, mungkin pusat memiliki kebijakan tersendiri. Sehingga kita melakukan pengetatan-pengetatan kembali selama batas waktu baik dua atau sampai 3 minggu," jelasnya. 

Sejauh ini masih belum menerima surat Inmendagri terkait rencana PPKM level 3 tersebut. 

Dikatakan lagi, di Kota Pontianak sebenarnya kasus Covid-19 sudah melandai. 

Kemudian untuk capaian vaksinasi juga sudah tinggi yaitu 73,15 persen yang hingga kini terus gencar dilaksanakan. 

Kendati demikian, pihaknya terus mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19. 

Bahkan jikapun, ada larangan untuk libur bagi ASN, pihaknya pun juga siap untuk menerapkannya. 

"Cuti ini dibolehkan di dalam aturan. Tapi kalau ada surat larangan dari pusat, maka kita akan patuhi," pungkasnya.

[Update Berita terkait PPKM Level 3]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved