Mandalika vs Sepang - Sirkuit Mandalika hanya Kalah Panjang, Selebihnya Keren dan Kekinian

Selain masih baru, aspal lintasan Sirkuit Mandalika didatangkan dari Inggris yang dirancang tetap maksimal jika sesewaktu terjadi cuaca ekstrem.

Penulis: Marlen Sitinjak | Editor: Marlen Sitinjak
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Sirkuit Mandalika Indonesia vs Sirkuit Sepang Malaysia. 

Sirkuit Mandalika dapat menampung 150.000 hingga 200.000 orang. Dalam masa pandemi Covid-19, pihak pengelola hanya menyediakan hingga 75.000 kursi di grandstand dan 138.000 area berdiri.

Namun karena dibangun di atas lahan hampir 100 hektar, ada banyak tempat terbuka. Sehingga ini dapat menjadi kesempatan untuk mendatangkan lebih banyak penonton di masa depan.

4. Masuk Kalender MotoGP 2022

Sirkuit Mandalika juga masuk dalam kalender sementara MotoGP 2022. Dikutip dari situs resmi MotoGP, Sirkuit Mandalika itu bakal jadi venue balapan GP Indonesia.

Rencananya balapan akan digelar pada 20 Maret 2022, atau beberapa pekan setelah seri pembuka di Qatar pada 6 Maret.

Selain masuk dalam kalender sementara, Sirkuit Mandalika juga akan menjadi lokasi tes pramusim MotoGP.

Berdasarkan jadwal yang dikeluarkan oleh pihak MotoGP, Sirkuit Mandalika akan menjadi lokasi tes pramusim pada 11-13 Februari 2022.

5. Standar Internasional

Pembuatan sirkuit menggunakan bahan berstandar internasional dengan mendatangkan staf ahli dari Eropa yang telah berpengalaman membangun sirkuit.

Selain pengaspalan, ada juga pekerjaan lain yang dikerjakan secara bersamaan, yakni pengaspalan AC-Binder service road, penghamparan gravel bed, proses fabrikasi dan pemasangan concrete barrier dan pagar Debrish Fence, serta Pitwall Geoburgg.

Selain itu, ada juga pengerjaan landscaping pohon dan rumput, pekerjaan drainase permukaan sirkuit, dan pekerjaan fondasi Borepile bangunan Race Control.

6. Aspal dari Inggris

PT Indonesia Tourism Development Corporation (PT ITDC) mendatangkan aspal khusus dari Inggris untuk lapisan paling atas trek. Sementara itu, lapisan aspal bagian bawah trek adalah asli buatan Indonesia.

ITDC juga mendatangkan pagar pembatas yang berisi angin untuk di pinggiran sirkuit langsung dari Jerman.

Namun untuk komponen lainnya, sirkuit Mandalika tetap mengandalkan produk buatan lokal NTB, salah satunya batu kerikil untuk Gravel sirkuit.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved