Pola Hidup Sehat

OBAT Tradisional Kolesterol Paling Mujarab, Benarkah Leher Sakit Tanda Kolesterol Tinggi?

Sebisa mungkin dan lewat berbagai cara, Anda perlu menurunkan kadar kolesterol jika sudah kelewat batas.....

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
OBAT Tradisional Kolesterol Paling Mujarab. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Siapa pun tidak ada yang mau kadar kolesterol dalam tubuhnya tinggi.

Sebisa mungkin dan lewat berbagai cara, Anda perlu menurunkan kadar kolesterol jika sudah kelewat batas.

Kabar baiknya, ada beberapa obat tradisional mujarab yang bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Berikut adalah beberapa obat herbal yang digunakan untuk menurunkan kolesterol di dalam darah.

1. Bawang putih

Bawang putih dipercaya merupakan salah satu jenis herbal yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam darah.

AIR Rebusan Daun Salam Obat Tradisional Kolesterol, Begini Cara Merebusnya !

Berdasarkan sebuah penelitian yang dimuat pada jurnal Nutrition Research and Practice, bawang putih terbukti dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Di dalam penelitian tersebut, bubuk bawang putih yang dikonsumsi tidak hanya menurunkan kadar LDL, tapi juga menurunkan total kadar kolesterol darah secara menyeluruh.

Dengan begitu, mengonsumsi bawang putih dan penggunaan suplemen yang memiliki kandungan bawang putih dipercaya meningkatkan kesehatan jantung.

Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai keabsahan informasi tentang penggunaan bawang putih sebagai obat herbal untuk kolesterol.

Pasalnya, ada beberapa penelitian yang menyatakan bahwa meski bawang putih memberikan manfaat untuk kesehatan jantung, dampaknya pada kadar kolesterol tidak terlalu besar.

Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai penggunaan salah satu obat herbal untuk kolesterol pada dokter.

Dokter akan membantu Anda menentukan obat alami apa saja yang mungkin bisa Anda gunakan demi menurunkan kolesterol dalam darah.

2. Jahe

Selain penggunaan bawang putih sebagai obat herbal untuk kolesterol, jahe juga dipercaya dapat digunakan sebagai obat alami untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Tanaman herbal yang satu ini memang memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, mulai menurunkan kadar kolesterol hingga membantu pengobatan kanker.

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Saudi Medical Journal melakukan uji coba penggunaan tiga gram bubuk jahe kepada 85 individu selama 45 hari untuk menurunkan kolesterol.

Hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan jahe sebagai obat herbal berhasil menurunkan kadar kolesterol secara menyeluruh pada sebagian besar individu.

Penelitian lain menggunakan lima gram bubuk jahe kepada 60 pasien yang memiliki kadar kolesterol tinggi dengan kelompok usia 18-70 tahun.

Jus Penurun Kolesterol Paling Cepat, Ini 5 Resep Minuman Penurun Kolesterol

Setelah mengonsumsi 5 gram bubuk jahe setiap hari selama tiga bulan, kadar kolesterol LDL di dalam darah berhasil menurun hingga 17.41% dan kadar kolesterol total hingga 8.83 persen.

Tidak hanya itu saja, kadar trigliserida di dalam darah pun ikut menurun, sementara kadar HDL atau kolesterol baik meningkat.

Dengan begitu, Anda bisa mencoba menggunakan jahe sebagai obat alami jika ingin menurunkan kolesterol.

Selain mengonsumsi jahe dalam bentuk suplemen, Anda juga bisa mengonsumsi bubuk jahe atau menambahkan jahe ke dalam berbagai makanan yang Anda konsumsi.

3. Flaxseed

Mungkin sebagian dari Anda masih belum mengenal flaxseed.

Padahal, flaxseed merupakan salah satu biji-bijian yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, salah satunya adalah sebagai obat herbal untuk kolesterol.

Tanaman herbal ini kaya akan kandungan serat larut, salah satu nutrisi yang dapat membantu menurunkan kolesterol di dalam tubuh.

Flaxseed bisa dikonsumsi dalam bentuk bubuk yang dicampurkan pada makanan, atau dalam bentuk padat yang bisa langsung dimakan.

Penggunaan flaxseed sebagai obat herbal untuk kolesterol dipercaya dapat membantu mengurangi kadar kolesterol total dan kolesterol jahat dalam darah.

Meski begitu, tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan kebenarannya.

Meski begitu, dalam prakteknya, Anda tidak bisa hanya mengonsumsi flaxseed jika memang ingin kadar kolesterol dalam darah segera turun. S

elain menggunakan obat herbal kolesterol, Anda perlu mengimbanginya dengan menerapkan pola hidup sehat.

Salah satunya adalah dengan mengatur pola makan dengan memilih makanan sehat untuk kolesterol dan menghindari makanan tinggi kolesterol.

CARA Murah Alami Menurunkan Kolesterol Tanpa Obat, Ini 10 Makanan Penurun Kolesterol

Di samping itu, Anda juga perlu rutin berolahraga demi menjaga kadar kolesterol tetap normal.

Selain untuk menurunkan kolesterol, flaxseed juga dipercaya dapat digunakan sebagai obat alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi, risiko berbagai penyakit jantung, dan berbagai masalah pencernaan.

4. Angkak

Angkak atau bisa disebut sebagai red yeast rice merupakan tanaman herbal lain yang dianggap dapat digunakan sebagai obat untuk menurunkan kolesterol.

Angkak merupakan makanan dan obat tradisional yang berasal dari Tiongkok dan sudah sering dipakai sejak berabad-abad lalu.

Angkak dipercaya dapat menurunkan kolesterol, melancarkan sirkulasi darah, dan meningkatkan fungsi pencernaan.

Angkak dibuat dengan cara fermentasi dengan menambahkan ragi Monascus purpureus pada beras merah.

Dalam penggunaannya sebagai obat herbal untuk kolesterol, angkak rupanya memiliki senyawa kimia yang mirip dengan yang ditemukan pada obat statin.

Senyawa kimia tersebut dikenal dengan nama monacolin K.

Ada beberapa penelitian yang membuktikan bahwa angkak atau red yeast rice memang memiliki manfaat dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Salah satu penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi angkak dapat mengurangi kadar kolesterol jahat sebanyak dan total kolesterol.

Meski begitu, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang keamanan dan efektivitas angkak dalam jangka panjang.

Pasalnya, para peneliti tidak benar-benar yakin bahwa senyawa kimia yang ditemukan pada angkak dapat menurunkan kolesterol jahat dalam darah.

Benarkah Leher Sakit Tanda Kolesterol Tinggi? 

Tidak dimungkiri, kolesterol tinggi memang dapat ditandai dengan munculnya keluhan leher sakit.

Hal ini dikaitkan dengan adanya penumpukan lemak pada pembuluh darah leher, sehingga peradaran darah di bagian tubuh tersebut menjadi tidak lancar.

Namun, leher sakit tidak serta-merta terjadi akibat kolesterol tinggi saja.

Ini karena kondisi tersebut juga dapat terjadi akibat adanya kelainan otot, tulang maupun sistem saraf, serta perasaan cemas dan stres.

Oleh karena itu, leher sakit juga dapat dialami oleh orang-orang dengan kadar kolesterol normal atau bahkan rendah sekalipun.

Seperti telah disinggung sebelumnya, selain leher sakit, seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi juga dapat mengalami keluhan:

  • Mudah lelah

Apabila plak kolesterol yang sudah lama berada di dalam pembuluh darah bertambah parah, maka suplai oksigen ke seluruh tubuh juga akan ikut berkurang.

Keadaan ini membuat seseorang mengalami keluhan mudah lelah dan sering mengantuk, terutama jika penumpukan kolesterol tersebut terjadi di pembuluh darah otak.

  • Kesemutan

Dengan adanya hambatan di dalam pembuluh darah, maka peredaran darah akan menjadi tidak lancar.

Oleh karena itu, kesemutan akan semakin sering terjadi.

  • Dada tidak nyaman atau berdebar-debar

Seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi akan sering mengalami perasaan tidak nyaman di dada atau berdebar-debar.

Hal ini disebabkan oleh jantung yang harus bekerja ekstra, guna menembus sumbatan kolesterol di pembuluh darah.

Jika kejadian ini terus berlanjut, jantung akan mengalami ‘kelelahan’ hingga akhirnya benar-benar berhenti.

Di dalam dunia medis, keadaan ini dikenal dengan sebutan gagal jantung.

Meski keadaan di atas dapat dijadikan acuan, namun satu-satunya cara untuk memastikan ada atau tidaknya kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh adalah dengan melakukan pemeriksaan darah secara langsung.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya tidak mengambil keputusan sepihak bahwa leher sakit dan berbagai keluhan serupa lainnya merupakan ciri dari kolesterol tinggi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved